Lima Hari Lagi Tiga Kota di Jawa Timur: "Susiresik" Gelar PSBB  - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 24 April 2020

Lima Hari Lagi Tiga Kota di Jawa Timur: "Susiresik" Gelar PSBB 

0 Viewers
Add caption
Setiap kendaraan yang masuk Subaya harus disemprot disinfektan. Ini dilakukan di pintu masuk Surabaya baik melalui jalur dari kawasan Sidoarjo maupun Gresik. FOTO: Amri/Berita Rakyat

Berita Rakyat, Surabaya- Tinggal lima hari lagi tiga kota di Jawa Timur: Surabaya, Sidoarjo dan Gresik (Susiresik) akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansyah bahwa Perwali dan Perbub untuk ketiga kota itu sudah final. Mulai Sabtu(25/04/2020) akan ada sosialisasi PSBB selama tiga hari. "Sabtu, Minggu dan Senin. Hari Selasa PSBB mulai efektif berlaku,” kata Gubernur Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (23/4/2020) malam.

Jadi mulai 28 April, sampai dengan 11 Mei (14 hari) pelaksanaan PSBB sudah berjalan. Setelah ini pihaknya akan mengevaluasi sampai sejauh mana efektivitasnya. Jika masih ada bukti penyebaran Covid-19 pada saat pemberlakukan PSBB, sebagaimana diktum ke satu, maka pemberlakuan PSBB tersebut dapat diperpanjang.

"Jadi pada dasarnya 14 hari, tapi kalau misalnya sesuai hasil evaluasi secara reguler. Kalau sudah scoring 5-6 tidak lagi PSBB, tapi tetap physical distancing harus dijaga,” tambah gubernur yang dilansir Suara Surabaya.

Bagaimana persiapan ketiga kota tersebut?

Perwali Surabaya tentang PSBB itu sudah final. Tinggal tahap penajaman dan penandatanganan Tri Rismaharini Walikota Surabaya.

Hal itu disampaikan Hendro Gunawan, Sekda Kota Surabaya setelah mengikuti pertemuan dengan gubernur. “Insyaallah secepatnya. Sudah kita siapkan draftnya, tinggal nanti penajaman saja kemudian tanda tangan bu Wali (Tri Rismaharini),” ujarnya.

Sementara Bupati Gresik Mohammad Qosim Wakil Bupati mengaku Perbup Gresik PSBB sudah siap ditandatangani. Ia mengatakan, akan ada 9 Bab dan 34 Pasal di dalamnya. 

Sebagai informasi, dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik, delapan kecamatan yang akan mengikuti PSBB.

Kedelapan kecamatan itu adalah Kecamatan Kebomas, Kecamatan Driyorejo Kecamatan Menganti, Kecamatan Manyar, Kecamatan Gresik, Kecamatan Sedayu, Kecamatan Duduksampean, dan Kecamatan Benjeng.

Untuk wilayah Sidoarjo, Plt Bupati Nur Ahmad Syaifuddin menyebut sebanyak 18 kecamatan atau seluruh wilayah di Kabupaten Sidoarjo dipastikan akan mengikuti PSBB.

Dari 18 kecamatan yang masuk zona merah ada 14. Namun daerah lain yangg kuning ada tiga, yang hijau satu.

"Jadi kita memandang yang hijau atau yang kuning juga harus diselamatkan. Maka kami pandang diberlakukan semuanya,” ujar pria yang akrab disapa Cak Nur ini.


Penulis : Amri
Editor   : Amu

Tidak ada komentar:

Post Top Ad