Ngendap 5 Bulan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Didesak Periksa 13 Pejabat Kemenag Yang Terlibat - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 19 Desember 2019

Ngendap 5 Bulan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Didesak Periksa 13 Pejabat Kemenag Yang Terlibat

0 Viewers

Berita Rakyat, Medan ~ Elemen masyarakat Sumateta Utara secara tegas meminta kepada Amir Yanto Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) yang baru dilantik agar melanjutkan kembali pemeriksaan kasus pungutan liar (Pungli) yang terjadi di jajaran Kemenag Sumut. 

Kasus Pungli 13 pejabat Kemenag Sumut yang sebelumnya sudah diperiksa Kejatisu pada bulan Agustus 2019 lalu itu kini perlahan nyaris tak terdengar lagi. 

Selama hampir lima bulan kasus Pungli 13 pejabat Kemenag Sumut tersebut mengendap di Kejati Sumut. 

Kinerja Jaksa Kejatisu yang dianggap tidak profesional dan tidak mendukung pemberantasan korupsi itu kini menjadi perbincangan hangat di masyarakat dan para penggiat anti korupsi di Sumut.

Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian yang sebelumnya kepada berita-rakyat.co.id enggan memberikan komentar terkait pemeriksaan kasus Pungli 13 pejabat Kemenag Sumut itu,  malah memberikan komentar lain kepada wartawan, pada Senin  (16/12/2019)

“Ke 13 pejabat Kemenag Sumut itu masih kita periksa. Jadi belum bisa di expose dulu adinda.” ujar Sumanggar melalui WhatsApp.

Sumanggar meyakini bahwa ke 13 pejabat jajaran Kementerian Agama pemeriksaannya masih berjalan dan masih tahap penyelidikan.


"Iya adinda, mereka di periksa, dan masih tahap penyelidikan (lidik), " Kata Sumanggar meyakini.

Namun, ketika disinggung apakah terkait kasus Pungli  13 pejabat Kemenag Sumut itu Iwan Zulhami pernah diperiksa selaku orang nomor satu di kanwil Kemenag Sumut.?

Sayangnya Sumanggar tidak bersedia menjawab peetanyaan wartawan tersebut. 

Sebelumnya diketahui,  Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah memeriksa sebanyak 13 pejabat di jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Sumut pada bulan Agustus 2019 lalu.

Namun hingga kini berjalan selama hampir 5 bulan, kasus yang diduga melibatkan orang nomor satu di Kemenag Sumut itu seakan jalan ditempat.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumut, Iwan Zulhami saat ditanya wartawan bahwa kasus Pungli 13 pejabat Kemenag Sumut tersebut masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan oleh Kejatisu.

“Abang belum ada baca itu adinda, " jawab Iwan Zulhami singkat, Senin, (16/12/2019).

Menanggapi pemeriksaan dan proses penegakkan hukum terhadap ke 13 pejabat Kemenag Sumut tersebut, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Rakyat Sumatera Utara (LSM FoRSU) Faisal Ahmad Nasution kepada berita-rakyat.co.id, Selasa (17/12/2019) mengatakan, apa yang dilakukan Kejati Sumut saat ini tidak menunjukkan cerminan hukum dalam memberantas Pungli di negeri Ini.

"Kasus Pungli ini atensi  Presiden Jokowi, Kapolri dan Jaksa Agung. Apalagi kasus Pungli Ini terjadi di Kementerian Agama yang notabene mengerti mengenai larangan dan kaidah Agama, " tutur Faisal Nasution kepada wartawan.

Lanjut Faisal, selain kasus Pungli pejabat di jajaran Kemenag Sumut, kasus korupsi Kadis Pendidikan (Kadisdik) Sumut Arsyad Lubis juga sampai saat ini tidak jelas kelanjutannya.

Padahal sudah jelas Arsyad Lubis diperiksa sampai malam hari di Kejati Sumut.

"Oleh karna itu kami minta kepada Amir Yanto selaku Kajati Sumut yang baru agar membuka kembali kasus Pungli Kemenag Sumut dan kasus korupsi DAK Disdik Sumut senilai Rp90 Miliar.

Kajatisu juga harus mencopot para Jaksa nakal yang ada di Kejati Sumut.

"Para Jaksa nakal yang ada di Kejatisu harus dicopot. Jika ini tidak dilakukan maka akan menjadi bom waktu buat Kajatisu , " beber Faisal. 

Seperti diberitakan sebelumnya, pada bulan Agustus 2019 lalu sebanyak 13 pejabat di jaiaran Kemenag Sumut diperiksa oleh Kejatisu dalam kaitan Pungli berdalih uang komite yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

Anehnya, hingga sampai saat ini kasusnya tidak dilanjutkan oleh Kejatisu. Ada apa nih Kejati, ” ungkap Faisal.

Faisal meyakini bahwa pemeriksaan 13 pejabat jajaran Kemenag Sumut itu diduga terkait Pungli.

Berikut nama pejabat di jaiaran Kemenag Sumut yang diperiksa Kejati Sumut pada bulan Agustus lalu.
1. Kepala Man 2 Medan
2. Kepala Man 3 Medan
3. Kepala MTsN 1 Medan
4. Kepala MTsN 3 Medan
5. Kepala MTsN Binjai
6. Zulkarnain mantan KasubBag Kanwil Depag su
7. Mustafid kabid penmad Kanwil
8. Tharmuzi KasubBag Kepegawaian
9. Drs Mashudi kasi haji Kota Medan
10. Untung Nasutioan TU Kanwil Sumut.
11.Nur Syamsiah, Kasi Kesiswaan Kanwil Sumut.
12. Arumia Kasi Penmad Binjai.
13. Wardi Kasi Penyelenggara Syariah Kota Binjai.

“Mereka diperiksa oleh Aspidus Kejatisu, namun diduga kuat tidak di lanjutkan, ” terangnya.

Menurut Faisal, Kepala MAN 1 yang banyak terjadi Pungli modus uang komite dan Kepala MTsN 2 Salman yang justru paling banyak terindikasi suap dan Pungli malah tidak diperiksa Kejatisu.

Yang mengherankan, Iwan Zulhami tidak pernah dilakukan pemeriksaan sesuai laporan yang di sampaikan,” terang Faisal.


Penulis : Sofar Panjaitan
Editor : Abdi

Tidak ada komentar:

Post Top Ad