Berkas Jalan Ditempat, Advokat Laporkan Penyidik Polrestabes Surabaya ke Propam - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 01 Desember 2019

Berkas Jalan Ditempat, Advokat Laporkan Penyidik Polrestabes Surabaya ke Propam

0 Viewers
Ist

Berita Rakyat, Surabaya - 
Perkara pelimpahan Polda Jatim ke Polrestabes Surabaya tak kunjung ada kepastian hukum alias jalan ditempat, Advokat pelapor layangkan dumas ke Propam. Sebelas bulan berjalan, keprofesionalan penyidik patut dipertanyakan, Sabtu (30/11/2019).

Akankah program Kapolri (Promoter) dalam upayanya meningkatkan kepercayaan masyarakat hanya slogan belaka, pasalnya, dilingkup Polrestabes Surabaya 'masih' ada oknum penyidik yang terkesan tidak profesional dalam melayani proses perkara hukum.

Kasus pencurian berkas-berkas (file) yang dilaporkan seorang kepala cabang salah satu perusahan importir ke Polda Jatim pada Januari 2019, kemudian dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya pada bulan yang sama, hingga kini belum ada kepastian hukumnya.

"Hingga saat ini penyidik tidak pernah melakukan pemanggilan terhadap terlapor lainnya, tidak dilakukan olah TKP, tapi sudah melakukan gelar perkara yang menyatakan bahwa Pasal yang kami laporkan tidak dapat diproses. Kemudian tidak pernah memberitahukan terkait penyitaan berkas-berkas file yang dicuri terlapor milik klien kami, bahkan selama proses penyidikan 11 bulan ini kami hanya menerima satu kali SP2HP," papar kuasa hukum pelapor, Kukuh Priyo Prayitno, SH.

Selama proses penyidikan, lanjut Kukuh, pihaknya menghormati setiap langkah penyidik, kendati pun ada beberapa kejanggalan namun tidak dipermasalahkan, demi kelancaran adanya kepastian hukum. Ironisnya, bukan cepat terselesaikan, perkara kliennya malah molor dan terkesan tidak diproses secara profesional.

Karenanya, langkah mengadu ke Propam akhirnya menjadi pilihannya,"Pengaduan ke Propam ini kami lakukan karena kami merasa sudah tidak menemukan sikap profesional lagi di Polrestabes Surabaya, khususnya dalam proses perkara kami. Semoga dengan langkah ini perkara kami bisa cepat terselesaikan," jelasnya.

Perlu diketahui, dalam proses penyidikan perkara tersebut di Polrestabes Surabaya, penyidik telah memanggil beberapa saksi dan seorang terlapor. Dalam keterangan di depan penyidik, seluruh saksi membenarkan tindakan terlapor yang mengambil berkas file di kantor pelapor di kawasan Jalan Baliwerti Surabaya, tanpa sepengetahuan pelapor. Bahkan, terlapor mengakui telah mengambil berkas tersebut.

Sebelum adanya pelaporan, terlapor sempat akan mengembalikan berkas file yang ia curi, namun pelapor menolak karena khawatir ada beberapa file yang 'sengaja' sudah dihilangkan, sehingga pelapor menempuh jalur hukum dan prosesnya hingga sekarang belum jelas kepastian hukumnya.



Penulis : Ade

Tidak ada komentar:

Post Top Ad