Agenda Kunjungan Kerja Komisi III Nasdem Bahas Urgensi Sampah Bersama Aktivis - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 04 Desember 2019

Agenda Kunjungan Kerja Komisi III Nasdem Bahas Urgensi Sampah Bersama Aktivis

0 Viewers

Berita Rakyat, Cirebon - Gebang Dalam rangka agenda kunjungan kerja Reses I Anggota Dewan Ketua Komisi III Dari Partai Nasdem H. Hermanto SH adakan sosialisasi penanggulangan sampah bersama beberapa aktivis lingkungan Gebang (Selasa 3 Desember 2019 pukul 14:30 wib).

Acara dihadiri para pegiat dan pemerhati lingkungan (sampah) seperti FORKOCI, KOBBART 01, Lentera Sasak dan (D.Ahmadi) sebagai Kasie Lingkungan dari DLH Kab.Cirebon.

Dalam menanggapi urgensi sampah sebagai pelaku utama dalam pencemaran lingkungan (Sungai, Jalan Umum) yang disampaikan dan dikeluhkan oleh beberapa aktivifis lingkungan.

Hermanto menyampaikan, bahwa pihaknya akan terus mengupayakan bersama pihak pihak terkait agar upaya penanggulangan sampah segera direalisasikan.

"Karena Urgensi Sampah adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa dipisahkan,  maka pihaknya akan mendorong para eksekutif untuk memprioritaskan urgensi sampah sebagai prioritas yang sangat didahulukan," ungkapnya.

Sementara menurut (Jarot Gunati) Ketua Lentera Sasak, pihaknya ingin agar Pemerintah mengembalikan fungsi sungai dan bantaran sungai sesuai fungsinya. Dengan melakukan kegiatan penanaman pohon disekitar area lahan kosong yang biasanya dijadikan tempat pembuangan sampah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pemerintah dalam hal ini DLH (Dinas Lingkungan Hidup) siap menyediakan bibit tanaman untuk penyemaian dan penanaman pohon yang saat ini sangat sulit didapatkan karena sulitnya birokrasi.

Dalam kesempatan menyampaikan aspirasi Masyarakat Gebang (Aiman) pun menginginkan agar pemerintah membuat (perdes) setiap desa per kecamatan, guna memberikan sangsi tegas bagi masyarakat yang tidak mengindahkan larangan untuk tidak membuang sampah di tepian sungai, serta menganjurkan  Dana PIK agar lebih di prioritaskan dalam penanggulangan sampah rumah tangga.

"Dengan mengadakan alat/tempat pengelolaan sampah di setiap kecamatan, mewajibkan pemdes membuat TPSAD dan memiliki inciminator. Serta adanya iuran warga untuk membayar petugas pengangkut sampah. " paparnya.


Penulis : wahyudin
Editor : Abdi

Tidak ada komentar:

Post Top Ad