Jumat, 01 November 2019

Mengungkap Benang Merah Kasus OTT Dzulmi Eldin, KPK Geledah Rumah Akbar Himawan Buchari

Bagikan Berita ini:

Berita Rakyat, Medan ~ Guna mengungkap benang merah kasus OTT Dzulmi Eldin, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah anggota DPRD Sumut Akbar Himawan Buchari, Kamis (31/10/2019).

Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, penggeledahan rumah Akbar Himawan Buchari tersebut dilakukan masih berkaitan dengan pengembangan kasus OTT terhadap Walikota Medan, Dzulmi Eldin.

“Hari ini (Kamis), KPK melakukan genggeledahan dirumah Akbar Himawan Buchori yang beradai di Jalan D.I. Panjaitan No 142  Medan. Penggeledahan masih berlangsung,” kata Febri sesaat lalu.

Febri Diansyah menjelaskan, pengembangan kasus atas OTT Walikota Medan hingga saat ini masih terus mereka dalami. Penyidik KPK saat ini sedang berada di Medan untuk memeriksa sejumlah saksi.


“Ada sekitar 9 orang yang sudah diperiksa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu),” jelasnya.

Dari data yang disampaikan Febri, para pejabat yang diperiksa sebagai saksi, antara lain :

Kadis Ketenaga Kerjaan Kota Medan, Dra Hannalore Simanjuntak. Kadis Koperasi Kota Medan, Edliaty, 
Supir Walikota Medan, Junaidi, Kadis Perdagangan Kota Medan, Dammikrot, Kabid Tata Kelola Air Dan Drainase Perkotaan Dinas PU Kota Medan, Ir Rizfan Juliardy Hutasuhut, Mm, Kadis Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan, Ir. Qamarul Fatah, Anak Walikota Medan Edriansyah Rendy Eldin, Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan, Emilia Lubis.

Sementara itu dari beberapa sumber yang dihimpun berita-rakyat.co.id,  pengembangan yang dilakukan oleh KPK diduga  terkait proyek Akbar Himawan Buchari di Dinas PU Medan yang nilainya sangat fantastis. 

Berdasarkan keterangan warga sekitar tempat tinggal AHB, saat penggeledahan itu ada empat mobil terparkir didepan rumah anggota DPRD Sumut tersebut. Dua petugas berpakaian dinas lengkap, dan beberapa orang lainnya memakai baju batik.

"Sempat heboh juga warga saat penggeledahan itu. Karena ada empat mobil tadi datang kerumah itu. Ada dua petugas berpakaian dinas lengkap, yang lainnya pakaian batik." ujar warga.


Penulis : Sofar Panjaitan
Editor : Abdi

Bagikan Berita ini:


Facebook Comment

0 komentar: