Kasi Gakkum Wilayah I Medan, Haluanto Ginting Tolak Berikan Steatmen Terkait Arang Bakau - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 14 November 2019

Kasi Gakkum Wilayah I Medan, Haluanto Ginting Tolak Berikan Steatmen Terkait Arang Bakau

0 Viewers

Berita Rakyat,  Medan ~ Di era keterbukaan informasi publik saat ini ternyata masih ada oknum penegak hukum  yang menolak memberikan steatmen terkait tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) sebagai Kepala Seksi Penegakkan Hukum (GAKKUM).

Oknum penegak hukum bernama Haluanto Ginting yang menjabat sebagai Kepala Seksi Gakkum Wilayah I Medan itu berada dibawah  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Direktur Jenderal Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sebagai Kasi Gakkum Wilayah I Medan, Haluanto Ginting terkesan tidak mendukung pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan yang berkelanjutan, serta mencegah terjadinya kerugian negara di sektor Kehutanan.

Oleh karena itu, sudah selayaknya Menteri LHK Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc melakukan evaluasi terkait kinerja Kasi Gakkum Wilayah I Medan Haluanto Ginting. 


Pasalnya, pada Rabu (30/10/2019) lalu, enam oknum petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah III Aceh berhasil mengamankan satu truck Colt Diesel bernomor polisi BB 8776 MB bermuatan 6 ton kayu arang bakau di daerah Sungai Pauh, Langsa Barat. 

Namun anehnya, oknum petugas KPH Wilayah III tersebut malah dituduh melakukan perampasan oleh pemilik kayu dan dilaporkan ke Polres Langsa berdasarkan bukti laporan polisi nomor : LP/188/X/RES.1.24/2019/Aceh/Res Langsa tanggal 1 November 2019.

"Kami sudah laporkan dugaan perampasan oleh oknum Polhut terhadap truck colt diesel BB 8776 MB berikut muatannya, " ujar Komisaris CV Herdi Jaya Abadi, Richo Irawan kepada wartawan, Selasa (4/11/2019).

Terkait laporan polisi dugaan perampasan  truck Colt Diesel bermuatan 6 ton kayu arang bakau yang dilakukan oknum KPH Wilayah III itupun coba di konfirmasi berita-rakyat.co.id kepada Kasi Gakkum Wilayah I Medan, Haluanto Ginting.

Haluanto Ginting kepada wartawan diruang kerjanya, Senin (11/11/2019) mengatakan, dugaan perampasan colt diesel yang dilakukan oknum petugas KPH Wilayah III tersebut bukanlah tanggungjawab mereka melainkan domain dari dinas yang bersangkutan 

Ditanya mengenai wewenang petugas PKH III yang sejatinya menangkap para mafia kayu arang bakau tapi malah dilaporkan melakukan perampasan truck Colt Diesel berikut 6 ton kayu arang bakau tersebut tidak bersedia menjawab. 
-
Setelah itu Haluanto Ginting memanggil dua orang anggotanya bernama Herwin dan Sunarya masuk keruangannya untuk menjawab pertanyaan wartawan terkait pemanggilan Jul supir truck Colt Diesel Nopol BB 8776 BM yang bermuatan 6 ton kayu arang bakau tersebut. 

"Supirnya sudah kita panggil dan sudah kita periksa tanggal 2 November 2019 lalu." kata Ginting yang diaminkan oleh Herwin. 

Saat ditanyakan apa yang sudah dilakukan  Haluanto Ginting terkait barang bukti Colt Diesel yang bermuatan 6 ton kayu arang bakau yang dimaksud. 
-
"Kita sudah melakukan lidik, ya selanjutnya kita tunggu proses penyidikan, " ujar Ginting enteng tanpa menjelaskan tinda lanjut penanganan barang bukti 6 ton kayu arang bakau  tersebut. 

Disinggung maksud kedatangan Heri yang tidak lain pemilik kayu arang bakau 6 ton ke Kantor  Wilayah I Medan.

"Oh kalau itu saya tidak tahu, tidak ada yang namanya Heri datang kesini, " sebut Ginting yang diaminkan kedua anggotanya.
-
Selanjutnya, saat diminta untuk memberikan steatmen terkait Tupoksinya sebagai Kasi Gakkum Wilayah I Medan yang memiliki wilayah kerja Sumut hingga Aceh tersebut Ginting menolak memberikan steatmen. 

"Kalau memberikan steatmen saya tidak punya hak. Harus ada mandat dari Kepala Balai. Jadi silahkan tanya kepada Kepala Balai Gakkum, " pungkasnya. 

iHaluanto Ginting bahkan tidak mau menanggapi pertanyaan wartawan terkait keberadaan gudang kayu arang bakau yang ada di Kota Medan.

Dari informasi yang diperoleh wartawan dilapangan, supir truck Colt Diesel yang membawa 6 ton kayu arang bakau bernama Jul tersebut tidak diperiksa dan malah dipulangkan oleh Gakkum Wilayah I Medan

"Sejatinyakan si Jul harus diproses dan diserahkan Gakkum ke Polisi. Ini kog malah dipulangkan, " ungkap sumber. 

Ditanya mengapa Jul dipulangkan serta tujuan Heri datang ke Kantor Gakkum Wilayah I Medan di Jalan Karya Pasar IV Marindal Dalam -  Patumbak, Deliserdang.

"Heri datang untuk meloby lah, kan Heri yang perintahkan mereka kerja dan muat kayu arang bakau itu. Makanya si Jul  dipulangkan, " pungkas sumber yang minta namanya dirahasiakan.

Sumber mengungkapkan, Heri asal Aceh yang beralamat di Berandan itu adalah bagian dari mafia kayu arang bakau.

"Heri ini pemain besar, dalam satu malam 6 truck Colt Diesel mengangkut kayu arang bakau, " tandasnya.


Penulis : Sofar Panjaitan 
Editor : Abdi

Tidak ada komentar:

Post Top Ad