Minggu, 20 Oktober 2019

Terkait Rusaknya Kantor Berita, Polres Sampang Dilaporkan Propam Polda Jatim

Bagikan Berita ini:

Berita Rakyat, Surabaya - Merasa kecewa dengan kinerja penyidik Reskrim Polres Sampang, kantor berita media Jawapes melaporkan kebidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim pada tanggal 18 Oktober 2019 kemarin, lantaran dianggap kurang Profesional dalam menindak laporannya yang terkesan diam ditempat.

Achmad Rifai yang merupakan salah satu wartawan dan mewakili redaksi media Jawapes melaporkan pelayanan polres Sampang Madura, atas dirinya yang menjadi korban penyerangan dan pengerusakan oleh orang tak dikenal dan meminta perlindungan hukum kepada Polda Jatim. 

Kekisruhan tersebut, dikarenakan laporan Rifai pada 13 Juni 2019 lalu terkait penyerangan dan pengerusakan kantor media Jawapes di jl Manggis nomer 88 Kota Sampang Kabupaten Sampang Madura oleh orang tidak dikenal terkesan tidak ditindaklanjuti oleh Polres Sampang.

Dengan keberaniannya, saat di Polda Jatim Rifai yang hanya seorang diri dan tanpa ditemani penasehat hukum menjelaskan. Perihal Kinerja Penyidik polres Sampang yang dianggap kurang Profesional, selalu mencari berbagai alasan saat ditanya sampai dimana proses  laporannya.


"Kalau sulit dan sudah tidak mampu, kenapa tidak meminta bantuan bidang IT Polda Jatim untuk menentukan CELLDAM disekitar lokasi saat kejadian, kok seperti hanya diam tanpa ada tindak lanjut yang jelas sampai saat ini," Keluh Rifai, Sabtu (19/10/2019).

Lanjutnya, Tidak hanya itu, nomer pengawas penyidik Polres Sampang yang tertera di surat SP2HP saat dihubungi tidak pernah ditanggapi.

"Terakhir saya hubungi via telpon nomer tersebut, tanggal 1- 5 Oktober 2019, tidak pernah direspon walau nada sambung selulernya normal. Terus untuk apa dikasih keterangan tertulis nomer pengawas penyidik kalau tidak bisa dihubungi seperti itu," imbuh Rifai.

Perlu diketahui, mengacu pada Peraturan Kapolri nomor 14 Tahun 2011 pasal 10 huruf c dan e, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat tepat mudah nyaman transparan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan sudah memberikan pelayanan informasi publik pada masyarakat sesuai dengan ketentuan dan peraturan. 

Sementara Pimpinan Redaksi Jawapes, Rizal Diansyah Soesanto, ST sangat menyesali sikap dari Polres Sampang yang diduga enggan menangani kasus yang menimpa anggotanya.

"Kita sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres namun tidak dihiraukan. Sekarang kita ikuti saja prosedurnya untuk melaporkan ke Propam Polda. Tinggal bagaimana Propam Polda mau menindak lanjuti atau tidak," ungkap Rizal. (Tim/red).


Bagikan Berita ini:


Facebook Comment

0 komentar: