Selasa, 15 Oktober 2019

Indahnya Air Terjun Berangin Tujuh Bidadari Belum Tersentuh Pemerintah Sekitar

Bagikan Berita ini:

Berita Rakyat, Kalimantan Timur - Indahnya pesona Air Terjun Berangan Tujuh Bidadari, salah satu tempat wisata yang sangat indah di pulau Kalimantan. Pastinya sekali melihat mata kita akan terpesona dengan keindahan alam nya.

Suara gemuruh riak-rian gemericik suara air terjun membuat hati senang dan gembira, dari celah-celah saat bebatuan air bening mengalir deras terasa sangat mengajukan hati.

Air terjun berangin tujuh bidadari yang terletak didesa Muara Langon Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser   Kalimantan Timur.  Jarak  tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan lewat darat  dengan naik kendaraan roda empat  tem rombongan Jurnalis  dan Diskominfo , Stastistik serta Pariwisata pemuda dan olahraga Kabupaten Paser .

Sejak Tahun 2017  masyarakat  Desa Muara Langon  sudah banyak mengetahui jika di desanya ada obyjek wisata alam yang indah namun akses jalan belum ada hingga niat untuk berwisata ke air terjun berangin tujuh bidadari urung dilakukan.



Kepala Desa  Muara Langon Sufriadi   menyampaikan kwpada media ini  awal membuka akses  jalan 2,5 KM  sejak tahum 2019, "peningkatan badan jalan kelokasi wisata air terjun  tujuh bidadari  Riam berangin Desa Mura Langon  kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser Kalimantan Timur   adalah tekat kami," kata kepala Desa kepada awak media Sabtu 12 Oktober 2019.   

Dirinya juga menginginkan untuk air terjun berangin tujuh bidadari kedepan sebagai AIKON desanya dan bisa bermanfaat untuk generasi yang mendatang, "Saya ingin wisata alam  ini menjadi AIKON desa kami,  kedepan  dapat dinikmati semua orang ," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pegawai kecamatan Muara Kolam berharap pemerintah setempat memperhatikan dan mengembangkan tempat-tempat wisata sekitar bisa dibangun dan diperbaiki guna kesejahteraan masyarakat sekitar.

"agar pihak pemerintah kabupaten ( Bupati Paser )  dapat  menganggarkan  alokasi dana buat peningkatan badan jalan masuk kurang lebih 2, 5 KM dan ditunjang pasilitas  MCK  sarana prasarana  Ptomosi  Budaya  dilokasi ini   agar dapat terbantu   Ekonomi masyrakat melalui keramayan  untuk berjualan barang supenir dan hasil alam seperti Madu tawon asli hutan  hasil kebun dan lain lain  .

Ditambahkan oleh Camat Muara Komam Abdul Rasyid  bahwa potensi obyek wisata alam ini harus didukung jalan masuk yang memadai  agar dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat, serta fasilitas lainnya.

"Tentu ini, akan ada tahapan-tahapan pembangunan agar segalanya dapat terwujud dengan baik, seluruh elemen masyarakan harus mendukung khususny masyarakat Desa Muara Langon."ujarnya kepada media ini.

Rombongan Kominfo dan Disaparpora kabupaten Paser  disuguhkan ragam makanan khas Paser Seperti Lemang , waday Cincin, buras, serta minuman kelapa muda hasil kebun masyarakat Desa setempat. Tidak kalah juga ditampilkan  tarian Gintur Belian suku Dayak  seni budaya Tatau dayo yg sengaja didatangkan  Kepala Desa Muara Langon Sufriadi dari perbatasan Kalsel Kaltim Desa Upaw.


Penulis : Utuh Mahni
Editor : Abdi

Bagikan Berita ini:


Facebook Comment

0 komentar: