Sabtu, 21 September 2019

Menyikapi Kasus Sampah Plastik, CVA Adakan Bina Desa di Kulo Sidrap

Bagikan Berita ini:

Berita Rakyat, Surabaya -  Komunitas Celebes Volunteer Action (CVA) dalam kegiatan Care Charity Fest yakni bina desa dan bakti sosial berlangsung dari tanggal 19-22 september 2019 diterima dengan sigap oleh aparatur pemerintahan Sidrap khususnya Kepala Camat dan kepala desa kulo.

Pembukaan yang berlangsung tepat jam 10.00 wita kemarin (20/9/19) di aula kantor camat dibuka langsung oleh Drs. Mustari Kadir, M.Si selaku kepala camat.

Panitia telah menyampaikan kegiatan ini jauh-jauh hari, sehingga kami selaku aparatur pemerintah sangat merespon baik kegiatan CCF ini, hadir untuk memberikan edukasi terkait sampah ungkap beliau,

Ia juga menuturkan bahwa Sampah adalah ancaman kita semua, TPA sampah tidak cukup dari pemerintah sementara sidrap hanya Memiliki 1 TPA, meskipun saya perna programkan masyarakat buat namun tidak kondusif adanya. Sebenarnya Salah satu solusinya kemarin pemerintah siapkan kontener, namun kadang tidak diperhatika,  masyarakat juga merasa terganggu dan berpengaruh terhadap lingkungan.

Kehadiran komunitas relawan Celebes Volunteer action ke daerah kami, Harapannya adalah benar-benar menyadarkan masyarakat khususnya desa kulo agar memanfaatkan sampah dengan baik, kami pun bangga atas dengan komunitas ini, sigap dan inovatif menyikapi lingkungan.

Sambutan ketua umum dedi wahyudi menyuarakkan agar sadar dalam menggunakan sampah, karena kulo salah satu desa yang menjadi korban banjir tempo lalu, maka kami fokuskan di desa ini. Mencintai lingkungan adalah kewajiban sebagamana yang termaktub dalam islam bahwa kebersihan sebagian dari iman.

Lanjut Riska Yuli Nurvianthi,S.Farm.,M.Si selaku Founder sekaligus pembina menyampaikan bahwa kegiatan bina desa ini dengan tema Berdayakan Desa Sehat Peduli Lingkungan adalah momentum  perayaan Milad yang jatuh pada tanggal 1 oktober mendatang, sekaligus sebagai peringatan WCD sedunia.

“Saya berharap desa kulo menjadi cerminan desa lain, peduli dan bijak mengatasi sampah plastik sebab Indonesia menjadi penyumbang kedua sampah dunia, kita harus bersama-sama menguranginya agar tidak terjadi hal-hal yang berbahaya nantinya”

Kegiatan kami ini fokus pada pemberdayaan sampah plastik yakni daur ulang sampah plastik agar berguna, dan mengurangi pembakaran yang menyebabkan gas metana pun meningkat, menjauhkan dari bencana banjir dan menjadi desa yang sehat selain itu kami juga telah mengadakan penanaman pohon di posyandu desa ungkap ketua panitia.





Penulis : Aisyah
Editor : Putra

Bagikan Berita ini:


Facebook Comment

0 komentar: