Polres Tanjung Perak Ungkap Perjudian Dindong - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 15 Mei 2019

Polres Tanjung Perak Ungkap Perjudian Dindong

0 Viewers
Foto : AKBP Antonius Agus Rahmanto tunjukan barang bukti judi dindong, Rabu (15/5).
Berita Rakyat, Surabaya - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak ungkap kasus perjudian dindong yang berlokasi di jalan Indrapura, kota Surabaya, Rabu (15/5).

"Dalam pengungkapannya, Satreskrim Pelabuhan Tanjung Perak pada Kamis (9/5) Berhasil mengamankan para pelaku judi dindong di jalan Indrapura, kota Surabaya diantaranya, ADW (57), DB (36), SA (27) dan MFD (29)".

Dalam konferensi pers yang digelar di depan Masjid Al - Hidayah di lingkungan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, yang dipimpin Kapolres Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto mengungkapkan," berawal informasi dari masyarakat adanya aktifitas perjudian (dindong) di jalan Indrapura. Melalui Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang dipimpin langsung AKP Dimas Ferry Anuraga melakukan penyelidikan dan pengembangan pada tempat tersebut, yang di duga sebagai tempat perjudian jenis dindong," kata AKBP Antonius Agus Rahmanto, (15/5).

"Setelah dilakukan penyelidikan, benar tentang adanya aktifitas perjudian dindong di jalan Indrapura. Kepolisian Polres Tanjung Perak pun melakukan penggerebekan pada lokasi tersebut. Alhasil anggota berhasil mengamankan empat pelaku," ungkap Agus.

Didampingi Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Achmad Faisol Amir, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, keempat pelaku ini memiliki peran yang berbeda-beda. Sedangakan tempat dan sarana perjudian dindong tersebut milik ADW," beber Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto.

"Selain mengamankan para pelaku, kami juga mengamankan barang bukti sepuluh mesin dindong dan uang koin yang ada di dalam masing-masing mesin tersebut, sebesar Rp. 52.000,00," tambah Agus.

Namun dari hasil penyidikan, ADW mengaku bahwa mesin dingdong tersebut bukan miliknya, tapi merupakan titipan orang. Bahkan tiga hari sekali ada orang yang datang untuk mengambil setoran uang hasil judi ini.

"Sekarang masih kami lakukan pendalaman. Orang yang disebut-sebut oleh ADW masih terus kami cari. Termasuk pemilik mesin dingdong ini yang sebenarnya," tandasnya.

Agus sapaan akrab Kapolres Tanjung Perak menyesalkan perjudian ini dilakukan pada Bulan Ramadhan dimana banyak masyarakat yang sedang khusyuk menjalankan ibadah puasa," tutupnya.


Penulis : Yasyu

Tidak ada komentar:

Post Top Ad