Jumat, 10 Mei 2019

Polda Sumatra Utara Masih Mendalami Kasus Pemalsuan Dokumen Kantor BBKP Belawan

Bagikan Berita ini:

Berita Rakyat, Medan ~ Kasus pemalsuan dokumen Phytosanitary Certificate di Kantor Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Belawan yang kasusnya saat ini tengah ditangani Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut hingga kini masih dilakukan penyelidikan  dan pendalaman oleh penyidik Polda

Penegasan itu disampaikan oleh Dirreskrimsus Polda Sumut Kombes Pol, Rony Samtana, SIK kepada Berita Rakyat.co.id belum lama ini, Jumat (3/5/2019). 

Mantan penyidik senior di KPK itu mengatakan,  kasus pemalsuan dokumen yang telah  mencoreng lembaga Kementerian Pertanian tersebut hingga kini masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman berdasarkan keterangan dari para pihak dan dokumen yang ada.

"Kasus ini masih kita lakukan penyelidikan dan pendalaman, berdasarkan keterangan dari para pihak dan dokumen yang ada, " kata Kombes Rony kepada media ini.

Sementara itu, pengamat  Hukum Sumatera Utara, Julheri Sinaga, SH kepada berita-rakyat.co.id, Rabu (8/5/2019) lalu mengatakan, penyidikan kasus pemalsuan dokumen di Kantor Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Belawan tersebut harus dilakukan secara  profesional dan sesuai dengan prosedur hukum.

"Untuk mengungkap kasus pemalsuan dokumen ini penyidik harus profesional dan bekerja sesuai dengan prosedur hukum, " tegas  Julheri.

Lanjut Julheri, dalam setiap kasus tindak pidana pemalsuan  tidaklah berdiri sendiri. Oleh karena itu kita berharap kepada penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut agar lebih jeli dalam mengungkap kasus pemalsuan dokumen di BBKP tersebut

"Kasus pemalsuan dokumen ini tidak mungkin berdiri sendiri. Tentu ada keterlibatan pihak lain. Oleh karena itu kita berharap kepada pihak Kepolisian agar mengungkap kasus pemalsuan dokumen ini  secara terang benderang. Usut dan periksa semua siapa saja yang terlibat  dalam pemalsuan  dokumen tersebut, " tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan  Kepala Badan Karantina Pertanian Belawan, Ali Jamil yang beberapa waktu lalu sukses melepas ekspor kubis di Brastagi itu dikabarkan selama beberapa hari tidak masuk kantor.

"Informasinya ya seperti itu bang, " ungkap sumber tanpa merinci apa penyebab pimpinan BBKP Belawan itu tidak masuk kantor


Penulis : Safar Panjaitan
Editor : Abdi

Bagikan Berita ini:


Facebook Comment

0 komentar: