ASN Dilarang Ber-Politik Praktis - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 11 April 2019

ASN Dilarang Ber-Politik Praktis

0 Viewers
Foto : Dirjen Kemenkumham RI, Dr. Sri Puguh Puju Tami saat berfoto bersama di Pesantren An-Nur Lapas Mataram, NTB, Rabu (10/4).
Berita Rakyat, NTB - Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia Dr. Sri Puguh Puji Tami menyatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang berpolitik praktis.

Demikian dikatakan Dirjen Pemasyarakatan  Kemenkumham RI seusai Peresmian Pesantren An-Nur bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Mataram, NTB, Rabu (10/4/2019).

Dirjen didampingi Kakanwil Kemenkumham NTB, Walikota Mataram, Kadiv Pemasyarakatan Kemenkumham NTB, Kepala Lapas Mataram, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan dan sejumlah pejabat penting lainnya menjelaskan tahun ini adalah tahun politik, dimana pada tanggal 17 April 2019 kita bangsa Indonesia dari Sabang hingga Marauke akan berpesta Demokrasi yaitu Pileg dan Pilpres secara serentak.

"Diingatkan agar ASN dalam lingkungan Kemenkunham menjaga netralitas dan tidak boleh menjadi tim sukses atau relawan," tegas Sri Puguh Puji Tami, (10/4).

Demikian pula," Kemenkumhan Wilayah Provisi UPTdi Kabupaten/Kota dan jajaran tidak terkecuali harus pula menjaga netralitas".

"Netralitas bagi ASN ini tidak boleh ditawar tawar karena sudah jelas diatur oleh peraturan dan undang undang yang berlaku," kata Dirjen yang berwajah cantik ini.

Pegawai Negeri Sipil itu tidak boleh memihak kepada salah satu kontestan. Ia juga menghimbau kepada ASN dimanapun berada agar," netral, tidak boleh ikut sebagai tim sukses atau Relawan Pilpres atau Pileg," tuturnya.

Jika ingin mendukung, cukup mendukung dalan hati saja, karena kita  punya hak pilih katanya. Demikian pula diharapkan kepada semua pns dalam lingkungan Kemenkumham dihimbau agar tidak golput.

"Sebagai warga negara yang baik kita harus berdemokrasi taat aturan yang telah ditetapkan Undang Undang dan Pemerintah".

Golput itu bukan sebagai keputusan yang baik tetapi keputusan golput adalah sangat tidak baik menurut agama maupun pemerintah.

Dihimbau dan digarapkan supaya jangan golput karena satu suara sangat berharga untuk menentukan masa depan negara kita.

Golput jangan dijadikan sebagai pilihan. Karena golput itu semacam orang yang ragu ragu dalam hidup. "Hidup Segan Mati Tak Mau," paparnya.

Para calon tersebut adalah putra putra terbaik bangsa. Jangan kita hina dan jangan pula kita ikut ikutan menyebar Hoax. "Sekali lagi ingat PNS jaga netralitas," tambahnya.

Pada acara tersebut turut hadir, Walikota Mataram dan sejumlah aparatur pemerintah dan aparatur dalam lingkungan Kemenkumham se-NTB para Toga, Toma/ Tuan Guru, Ust. Kiyai dan ratusan undang lainnya dan sejumlah wartawan.


Penulis : Taqwa
Editor : Yasyu

Tidak ada komentar:

Post Top Ad