Minggu, 03 Maret 2019

Dandim dan Kapolres gresik Gelar Pawai Keliling dan Tasyakuran AFF U-22Th 2019.

Bagikan Berita ini:
Ist.
Berita Rakyat, Gresik - Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos dan Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, S.I.K. SH. MH., telah menggelar acara Pawai Keliling Tertib Lalu Lintas dan Tasyakuran Juara AFF U-22 Tahun 2019 terkhusus atas keberhasilan Penyerang Timnas U-22 asal Kabupaten Gresik, Dimas Drajad berlokasi terpusat di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) Gresik, Minggu (03/03) pagi.

Atas keberhasilan Dimas Drajad yang tergabunh di Timnas Garuda Indonesia menjuarai Turnamen AFF Tahun 2019 tersebut, maka Dandim dan Kapolres memberikan penghargaan yang tinggi dengan mengadakan pawai keliling Kota Pudak Gresik dan Tasyakuran bersama. Pawai arak-arakan keliling Kota Gresik ini dimulai start dari Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) sampai di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos, Kapolres Gresik AKBP. Wahyu Sri Bintoro, S.I.K. SH. MH., Kepala Dispora Pemkab. Gresik Bp. Sentot Supriohadi, Sesepuh Pemain Sepak Bola dari Gresik Bp. Sugeng Suparlan, Ketua Seksi Wartawan Olahraga/SIWO PWI Gresik Bp. Sholihul Huda, Manager Teknik Gresik United Bp. Syafiqi, Anggota Jajaran Kodim 0817/Gresik dan Polres Gresik.

Perlu diketahui para punggawa Timnas juga menerima bonus dari Negara dan Instansi yang lain, tak terkecuali bagi Dimas Drajad akan menggunakan bonus yang dia dapatkan untuk membangun toko olahraga di kediamannya Perum Gresik Kota Baru (GKB) Kec. Kebomas Kab. Gresik.

Meski masih berusia 21 tahun, Dimas sudah memikirkan masa depannya. Mengingat pemain PS Tira-Persikabo ini merupakan tulang punggung keluarga.

"Buat bangun toko olahraga sama isi-isinya," ujarnya Dimas.

Usaha dibidang olahraga sebelumnya sudah dirintis sejak lama melanjutkan usaha milik almarhum ayahnya yang masih kontrak. Kali ini, toko olahraga miliknya akan menjadi salah satu cabang resmi apparel asli Indonesia.

"Nanti kalau sudah jadi, saya juga ingin menggelar turnamen sepakbola dan futsal. Karena banyak bakat pemain hebat di Gresik tetapi jarang ada sekali ada turnamen," tambahnya.

Usai mengantarkan Timnas Indonesia U-22 juara di Kamboja, tim asuhan Indra Sjafrie diguyur bonus.

Pertama, bonus dari Kemenpora sebesar 2,1 miliar yang akan dibagikan kepada seluruh pemain.

Ditambah lagi dari Presiden juga mengucurkan bonus Rp 200 juta kepada setiap pemain di Istana Negara.

Tak mau ketinggalan, setibanya di Jawa Timur, para punggawa Timnas U-22 berasal dari Jawa Timur kembali diganjar bonus. Kali ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberi bonus sebesar Rp 25 juta kepada empat pemain.

Rahmat Irianto, Satria Tama (Surabaya), Dimas Drajad (Gresik) dan Hanif Sjahbandi pemain yang bermain di Arema FC di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Tak hanya itu, Dimas juga mendapat kenaikan pangkat dari kesatuan TNI dari Serda Dua menjadi Serda Satu.

Keberadaan pemain asli Gresik ini tidak berlangsung lama berada di Gresik, mengingat seluruh punggawa Timnas U-22 harus kembali terbang ke Jakarta untuk melakukan pemusatan latihan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 yang akan digelar akhir bulan Maret.

Garuda Muda akan bertemu Thailand di laga pembukan pada Jum'at (23/3/2019) pada laga pembuka Grup K. Selain itu, tim asuhan Indra Sjafrie tergabung bersama tim kuat Asia Tenggara lainnya, Vietnam dan Brunei Darussalam. 


Penulis : Ade
Editor : Aneu

Bagikan Berita ini:


Facebook Comment