Minggu, 03 Maret 2019

Badan Kesbangpol dan Kodim 1312/Talaud Gelar Sosialisasi 4 Konsensus Kebangsaan

Bagikan Berita ini:

Berita Rakyat, Talaud - Sosialisasi yang dilaksanakan Badan Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Talaud bekerjasama dengan Kodim 1312/Tld tentang empat konsensus kebangsaan yang artinya suatu kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan pada jaman serba menggunakan teknologi sekarang ini.

Kegiatan sosialisasi tersebut diantaranya Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI adalah suatu landasan yang harus dipegang tegu oleh setiap warga negara.

Pemahaman masyarakat akan 4 konsensus kebangsaan dipandang sudah semakin memudar, oleh karena itu dalam pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan Badan Kesbangpol dan Linmas yang bekerjasama dengan Kodim 1312/Talaud, hanya ingin mengingatkan kembali akan pemahaman masyarakat terhadap jati diri bangsa dan negara.

Peran serta Badan Kesbangpol Talaud dalam mendukung pelaksanaan TMMD ke 104 di Desa Rusoh yang sudah dibuka pada beberapa hari lalu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Talaud, Alfrets Wasida, S.IP. MM, berinisiatif mengambil langkah-langkah demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur budaya bangsa dengan pengamalan empat konsensus kebangsaan yang dirasa sudah mulai hilang dari pandangan masyrakat. Oleh karena itu patutlah dilakukan penyegaran kembali terhadap pemikiran dan pola pikir masyarakat.

Kaban Kesbangpol Talaud dalam menyikapi persoalan bangsa saat ini, perlu dilaksanakan sosialisasi 4 Konsesnsus Kebangsaan."Kiranya dalam mengikuti sosialisasi saat ini seluruh peserta dapat memahami dan dapat diimplentasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara," harapnya.

Kepedulian Alfrets dengan kondisi negara sekarang ini, yang selalu rentan dengan penyusupan oknum atau kelompok yang ingin memecahbelahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sama-sama kita cintai dan banggakan.

Dalam pelaksanaan kegiatan peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur budaya bangsa saat ini di Badan Kesbangpol dan Linmas yang telah merencanakan untuk pelaksanaannya, maka lewat Kepala Bidang Bina Idiologi dan Wawasan Kebangsaan, Frenki Tiolong, S.STP, bersama Kepala Sub Bidang Pembinaan Wawasan dan Pembauran Kebangsaan, melakukan koordinasi dengan Perwira Seksi Intel Kodim 1312/Talaud dalam pelaksanaan TMMD ke 104, Bakesbangpol akan melakukan sosialisasi empat konsensua kebangsaan.

Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih delapan jam, dibekali oleh pemateri yang berpengalam dalam bidangnya yakni Kasdim Kodim 1312/Talaud Mayor Inf Sigfriet Panaha, S.IP dan Pasie Intel Kodim 1312/Talaud Kapten Arm Kenedy N. D. Putra, S.T.T Han.

Dalam memberikan materi, Kasidm 1312/Talaud menyampaikan beberapa hal yang intinya mengajak masyarakat untuk tetap dalam rangkaian Bhineka Tunggal Ika, menjaga keutuhan NKRI dan turut serta dalam aksi Bela Negara.

"Masyarakat senantiasa dalam mengikuti pelaksanaan sosialisasi ini kiranya tidak termakan perkembangan jaman saat ini," ungkap Inf Sigfriet.

Menurutnya, masih banyak siswa siswi dari tingkat SMP sampai dengan SMA belum memahami secara betul tentang wawasan kebangsaan maupun tentang nilai nilai luhur budaya bangsa.

Sosialisasi yang dilaksanakan pada hari Sabtu 2 Maret 2019, Pukul 17.00 sampai dengan 22.30 Wita, meliputi Pancasila, UUD 1945, Bineka Tunggal Ika dan NKRI. Masyarakat yang berada di lokasi pelaksanaan TMMD ke 104, mayoritas adalah petani maka disesuaikan dengan selesai aktifitas mereka.

Pelaksanaan sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Balai Pemberdayaan Masyarakat Desa Rusoh Kecamatan Beo Selatan yang di hadiri  20 mahasiswa FISIP Unsrat Manado dan 30 masyarakat Desa Rusoh.

Pada kesempatan yang sama, Perwira Seksi Intel Kodim 1312/Talaud, Kapten Arm Kenedy N. D. Putra, dalam materinya menyampaikan tentang keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan dampak dari perang jaman sekarang yakni Perang ekonomi, Perang Energi dan Perang budaya."Perang seperti ini tidaklah tampak, melainkan perang yang dilakukan secara tterselubung," tambah kenndy.

NKRI saat ini rentan dengan penyusup yang ingin menceraiberaikan keutuhan bangsa oleh karena itu diwajibkan kepada kita semua warga negara dapat mendeteksi dini dan mencegah dini setiap pesoalan-persoalan yang terjadi maupun yang akan terjadi.

"Kiranya kegiatan seperti ini dapat dilakukan bukan hanya di sini saja, melainkan kegiatan ini dapat dilakukan di desa dan sekolahan-sekolahan yang ada di wilayah kepulauan Talaud, agar pemahaman tentang wawasan kebangsaan dan nilai-nilai luhur itu bisa tumbuh kembali di hati dan pikiran masyarakat serta generasi muda kita," Pungkas Kennedy.

Pertumbuhan pengetahuan dapat terlihat ketika rasa cinta tanah air dan turut serta dalam membantu pemerintah pusat maupun daerah dalam mengimplementasikan 4 konsensus kebangsaan dan wajib ikut serta dalam aksi bela negara demi mewujudkan masyarakat yang rukun dan damai.

Pada pelaksanaan TMMD kali ini juga melibatkan kurang lebih 20 orang mahasiswa dan mahasiswi Universitas Samratulangi Manado guna bekerja bersama-sama dengan tentara manunggal masuk desa yang ke 104 tahun ini.

Penulis : Christian Permata
Editor : Hary

Bagikan Berita ini:


Facebook Comment