Minggu, 17 Maret 2019

Akibat Lawan Polisi, Residivis Enos Kakinya Bolong

Bagikan Berita ini:
Foto: Tersangka Emosi yang si amankan oleh petugas Polres Kepulauan Talaud.
Berita Rakyat, Talaud - Einstein S alias Enos (20) residivis kasus pencurian disejumlah lokasi di Kecamatan Essang Kabupaten Kepulauan Talaud akhirnya dilumpuhkan kaki nya hingga bolong oleh Tim Khusus (Timsus) Porodisa Safe Polres Kepulauan Talaud, Minggu (17/03/19).
Enos diketahui telah melakukan aksi pencurian disejumlah tempat salah satunya terhadap rumah dari warga a.n. Jeferson Wentian di Desa Sambuara Kecamatan Essang Selatan Kabupaten Talaud, pada hari Kamis 14 Maret pukul 08.30 Wita. Residivis Enos menggasak sejumlah barang - barang elektronik dan uang jutaan rupiah yang berada dirumah pelapor. 

Kanit IV Ipda. Dedi Matahari ,SH memimpin penangkapan terhadap pelaku Enos, membenarkan bahwa pihak nya telah berhasil menangkap residivis Enos bersama Timsus Porodisa Safe Polres Kepulauan Talaud.

"Tersangka dibekuk, berkat pengembangan anggota kami. Namun pada saat penangkapan, tersangka mencoba melawan polisi dengan menggunakan pisau. Saat itu juga kami memberikan tembakan peringatan ke atas sebanyak 3 kali, namun tidak dihiraukan oleh tersangka Enos. Sehingga cukup membahayakan Anggota, jadi kami berikan tindakan keras terukur berupa tembakan timah panas untuk melumpuhkan pada kaki kanan sebanyak 1 kali " ucap IPDA Matahari.

Selanjutnya Tersangka diamankan dan dibawa ke RSUD Mala untuk dilakukan tindakan medis terhadap luka pada kaki dan telah diamankan ke Polres Kepulauan Talaud untuk penyelidikan lebih lanjut.

Masih kata Matahari, modus operandi tersangka adalah mengawasi rumah korban, memperhatikan aktifitas korban dan keluarga. Kemudian tersangka menyamar menggunakan wig dan mempersenjatai diri dengan senjata tajam, jika dimungkinkan tertangkap tangan oleh korban maka tersangka tidak segan-segan melakukan tindakan kekerasan terhadap korban. Katanya.

Dari hasi penangkapan terhadap tersangka diperoleh sejumlah barang bukti berupa laptop dan sejumlah uang tunai, satu buah rambut palsu serta sebila sajam (besi putih), tersangka dijerat dengan pasal berlapis tindak pidana umum (KUHP).

Penulis : Chritian
Editor : Anontigada

Bagikan Berita ini:


Facebook Comment

0 komentar: