Warga Ruko Palm Pondok Candra Protes 'Mafia' Parkir - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 06 Februari 2019

Warga Ruko Palm Pondok Candra Protes 'Mafia' Parkir

0 Viewers
Warga Ruko Palem Pondok Candra
Berita Rakyat, Surabaya - Ratusan warga penghuni Ruko Palem Pondok Candra, Sidoarjo mengeluhkan keberadaan 'mafia' parkir. Mafia parkir ini ternyata berada di bawah kendali PT Bumi Nirwana.

Menurut ketua paguyuban ruko palm pondok candra, Hanny Soekarmo merasa dirugikan dengan adanya parkir yang memberatkan penghuni ruko tersebut. "Selama ini sudah 20 tahun kami dirugikan dengan adanya penarikan parkir namun tidak jelas peruntukkannya," beber Soekarmo, Rabu (6/2/2019). 

Ia mengatakan, setiap bulan penghuni ruko ditarif biaya parkir sebesar Rp75ribu untuk dua unit mobil dan lima unit sepeda motor. Lebih dari itu, akan dikenai biaya tambahan. "Tiap bulan parkir ditarif Rp75 ribu dikali 100 penghuni ruko lebih, sudah berapa juta uang parkir yang masuk ke pihak pengembang?" ungkapnya.

Belum lagi, lanjut dia, iuran tiap bulan dari pihak pengembang sebesar Rp275 ribu setiap penghuni ruko Palm Pondok Candra.

Pengunjung juga dikenakan biaya parkir untuk roda empat jenis truk Rp7.500, mobil pribadi Rp5 ribu serta roda dua ditarif Rp3 ribu.

Soekarmo menjelaskan, pihaknya sudah memenuhi kewajiban namun hak belum juga diberikan oleh pengembang, janjinya hanya isapan jempol belaka. "Fasilitas umum banyak yang rusak seperti lampu, pembersihan gorong-gorong dan lainnya yang mengerjakan tetap pihak penghuni ruko. Jelas kami merasa dirugikan," terang pria ini. 

Terpisah, kuasa hukum dari Paguyuban Ruko Palm Pondok Candra, Habib Zaini, S.H mengonfirmasi bila penghuni ruko selama ini sudah banyak dirugikan oleh PT Bumi Nirwana selaku pengembang. "Ada tiga substansial yang menjadi polemik di Ruko Palm Pondok Candra karena ulah dari PT Bumi Nirwana," ujar Habib Zaini, S.H.

Lanjut Habib, permasalahan pertama yakni seluruh penghuni ruko menolak keras tentang adanya mafia parkir yang masih menarik uang parkir di area ruko palm pondok candra. "Penarikan biaya parkir seluruh penghuni Ruko Palm Pondok Candra merasa berat dan dirugikan," paparnya.

Permasalahan kedua, pihak penghuni ruko juga menolak keamanan yang disediakan PT Bumi Nirwana. Sebab penghuni ruko tidak pernah menginginkan jasa keamanan dari PT Bumi Nirwana ini. "Karena ruko ini adalah rumahnya sendiri kenapa harus dijaga dari pihak lain? Kan begitu. Soal keamanan akan dikelola oleh warga sendiri," tegas dia.  

Ketiga mengenai kewajiban pengembang sehubungan dengan penyediaan prasarana sarana dan utilitas umum (PSU) yang mana warga telah memiliki set plan tahun 1997. Dia menegaskan di situ tertulis ada penyediaan taman rekreasi sarana olahraga dan supermarket tetapi tidak berkembang dan sampai sejauh ini tidak pernah tersedia. 

"Pihak PT Nirwana tidak pernah menepati janjinya untuk membangun sarana dan prasarana dan utilitas umum hingga saat ini," imbuhnya.

Andri FH, S.H menambahkan, bahwa surat ijin untuk pengelolaan parkir yang diterbitkan pemda tidak pernah melibatkan aspirasi warga sehingga menjadi polemik berkepanjangan di Ruko Palm Pondok Candra. 

"Dengan adanya surat dari Pemda, seolah-olah kegiatan-kegiatan yang dilakukan PT Bumi Nirwana ini memiliki legitimasi sehingga mereka memperlakukan penghuni Ruko Palm Pondok Candra seenaknya," tutup Habib Zaini.


Penulis : Setyawan
Editor : Viane Cara

Post Top Ad