Kamis, 28 Februari 2019

Kedapatan Bawa Sabu, BNN Jateng Tangkap Security Universitas Negeri Surakarta

Bagikan Berita ini:

Ist.
Berita Rakyat, Semarang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus narkotika dengan  jenis shabu (methampetamine) dari jaringan asal Klaten pelaku berhasil ditangkap dipintu keluar jalan tol (exit tol) Pejagan, Brebes, Senin (25/2) lalu.

Tim bidang Pemberantasan Narkotika BNNP Jateng menangkap tersangka yaitu IST, laki-laki, 35thn, asal Gondangrejo Kab. Karanganyar, SPY, laki-laki, 41thn, asal Kec Rongkop Kab. Gunung Kidul Yogyakarta dan Dwi Ardiansyah als Dian, laki-laki, 38thn, warga binaan LP Klaten, asal di LP Klas IIB Klaten. 



Kepala BNN Jateng Brigjen Pol Muhammad Nur mengatakan petugas menangkap tersangka IST dan SPY dipintu keluar Jalan tol (exit tol) Pejagan Brebes setelah sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat yang membawa narkotika jenis shabu dari arah Jakarta dan akan dibawa ke Jawa Tengah melalui jalan tol.

"Adapun barang bukti yang disita yaitu 2 kemasan teh Cina berisi narkotika bentuk serbuk kristal warna putih dengan berat bruto seluruhnya 2 kilogram, 2 kemasan amplop berisi narkotika bentuk serbuk kristal warna putih dengan berat bruto 200 gram, 3 buah handphone dan 1 unit mobil Avanza warna silver Nopol AD 9067 VP, " ujarnya Kepada Media, dikantor Madukoro Blok BB Semarang, Kamis (28/2).

Kata Brigjen Pol Muhammad Nur' menjelaskan tersangka IST yang merupakan security disalah satu Universitas Negeri di Surakarta diperintah untuk mengambil shabu tersebut yang rencananya akan diedarkan di wilayah Solo Raya oleh seorang warga binaan LP Klaten yaitu Dwi Ardiansyah.

Berdasarkan informasi, Dian seharusnya menyelesaikan masa tahanan pada 15 April 2019 bahkan sudah merencanakan pernikahan. Dian merupakan residivis kasus narkoba yang sedang menjalani tahanan 6 tahun penjara dan diketahui sudah 2 kali terkena kasus dan menjalani hukuman penjara yang kedua ini akan bebas pada 15 April 2019.

"Para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal pidana mati," tuturnya. 

Penulis : Yuwana Irianto
Editor : Aneu

Bagikan Berita ini:


Facebook Comment