Senin, 25 Februari 2019

Bawa Sabu 5,5 Kg di Hotel Swissbell Kendari, Pemuda ini ditangkap Polda Sultra

Bagikan Berita ini:
Foto: Pelaku yang ditangkap Polisi.
Berita Rakyat, Kendari (Sultra) - Jajaran Subdit Ditresnarkoba Polda Sulawesi Tenggara telah  berhasil meringkus Kurir Narkotika  asal palembang  Sumatera Selatan, inisial DN,Lelaki  tersebut ditangkap dalam sebuah kamar bernomor 201 di Swissbell Hotel Kendari.pada Sabtu (23/02/2019).

Sementara Penangkapan tersebut  dilakukan oleh tim khusus jajaran Kepolisian Daerah  Sulawesi Tenggara. Berinisial (DN) adal Palembang (Sumtra Selatan) diketahui membawa sabu  melalui jalur udara.

Menurut Humas Polda Sultra Inisial DN dibuntuti oleh tim Khusus Polda sultra dari Bandara sejak tiba di Kendari.

Di ketahui Kurir tersebut mampir di  salah satu Hotel berbintang  di kendari dengan  membawa tas hitam dan juga koper

Untuk sementara, pelaku sendiri sudah diamankan di Mapolda Sultra untuk kepentingan pemeriksaan sementara.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sultra, Kombes Pol Satria Adhi Permana membenarkan informasi tersebut. Darman diketahui orang yang mebawa paket sabu untuk di edarkan di Kendari. Dari pemeriksaan sementara, Polisi mengindikasikan, dia terlibat dalam sebuah jaringan besar. ”Iya benar. Ada kami tangkap.”kata Satria membenarkan informasi tersebut (23/2/2019).

Dari informasi yang dihimpun Media ini, Pria ini  bertolak dari Jakarta setelah membawa Kopor berisikan  Narkotika Jenis Sabu sebanyak 5,5 Kg  melalui jalur udara.

Sementara dalam penggerebekan tersebut , tim polda  menemukan paket Narkotika seberat 5,5 Kg. dan Dia membawa paket sabu tersebut sendiri.yang duga hanya Kurir sementara  Polisi masih melakukan pengembangan terhadap jaringan Narkotika Narkotika ini.

Saat ini pelaku sudah di amankan di Polda Sultra untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut , "Yang bersangkutan di kenakan Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Penulis : Sulthan
Editor : Aneu

Bagikan Berita ini:


Facebook Comment