Udin Sakera: Ade Karya Tulismu Dibutuhkan Masyarakat Kota Surabaya - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 02 Januari 2019

Udin Sakera: Ade Karya Tulismu Dibutuhkan Masyarakat Kota Surabaya

0 Viewers
Foto: Rekan Ade (Tengah  Memakai Kemeja Hitam) Bersama Sejumlah Wartawan dan elemen Masyarakat Surabaya. 
Berita Rakyat, Surabaya - Warga kota Surabaya tentu masih diingatkan tentang peristiwa kriminalisasi yang dialami oleh seorang wartawan dari media online beritarakyat.co.id Slamet Maulana (35) dimana dalam proses penangkapannya diduga tidak secara prosedural oleh Polresta Sidoarjo pada 11 Mei 2018 lalu.

Akibat dari kriminalisasi tersebut, Slamet Maulana alias Ade harus divonis oleh Pengadilan Negeri Sidoarjo yaitu menjalani masa tahanan selama 6 bulan.

Bukannya patah semangat, usai menjalani masa tahanan di PN Sidoarjo, Ade semakin bertekad untuk terus berkarya di dunia jurnalistik. Karena menurutnya dunia jurnalistik adalah tantangan yang harus ditekuni sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dalam menyajikan informasi secara independen dan transparan.

"Media merupakan bagian dari kontrol sosial masyarakat dan saya bertekad untuk terus menekuninya" ujar Ade kepada awak media yang mewawancarainya.

Saat Ade didapuk sebagai narasumber pada acara refleksi tutup tahun yang bertemakan "Laju Pena Tak Terhalang Jeruji" di Taman Hiburan Surabaya (THR), Jum'at (28/12) dalam sambutannya Ade menceritakan jika kasus kriminalisasi yang dialaminya beberapa waktu lalu merupakan suatu pembelajaran berharga bagi seluruh wartawan dimana seorang yang berprofesi sebagai wartawan dalam menyajikan suatu kebenaran terkadang harus siap berhadapan dengan jeruji besi.

"Tidak ada kata-kata lain, selain ucapan terimakasih atas dukungan dan support-nya selama saya menghadapi kasus kriminalisasi tersebut. Terus terang saya bangga memiliki rekan seprofesi yang peduli kepada nasib saya, terharu jika mengingat kekompakan seluruh rekan seprofesi dari berbagai penjuru nusantara yang memberikan dukungannya kepada saya baik melalui tulisan hingga aksi turun ke jalan." ucap Ade di hadapan ratusan wartawan yang hadir pada saat itu, Jum'at (28/22).

Tidak hanya menceritakan pengalamannya, Ade juga memberikan motivasi kepada ratusan wartawan yang hadir dari berbagai daerah se-Jawa Timur untuk tetap berkarya dan tidak takut menyuarakan kebenaran.

"Jangan pernah takut mengungkap suatu kebenaran, karena kita adalah bagian dari kontrol masyarakat. Selagi informasi yang kita sajikan sesuai dengan fakta maka harus diperjuangkan. Laju pena kita tak akan berhenti meski kita (Wartawan) harus berhadapan dengan jeruji besi," seru Ade yang disambut dengan suara teriakan dan tepuk tangan ratusan wartawan yang terdiri dari berbagai latar belakang seperti masyarakat, mahasiswa dan semacamnya.

Foto: Udin Sakera  Masyarakat Surabaya
Salah seorang warga Surabaya Udin Sakera yang ikut hadir dalam acara refleksi tutup tahun tersebut mengungkapkan jika dirinya sepaham dan mendukung langkah Ade memperjuangkan karya-karya jurnalistiknya yang tentunya memberikan manfaat untuk masyarakat Surabaya.

"Saya akui keberanian rekan Ade dalam mengungkapkan suatu kebenaran yang dituangkannya melalui tulisan jurnalistik tak diragukan lagi, Ade ditangkap kemudian dijebloskan kepenjara karena karya ttulisnya memberitakan sebuah peristiwa asusila yang terjadi di sebuah room karaoke," ungkap Udin Sakera warga kota Surabaya (28/12).

Sepaham dengan Udin, Kiki dari media Rakyat Jelata juga menyampaikan dukungannya dan mendorong seluruh  wartawan yang hadir pada acara tersebut agar tetap menjunjung tinggi kekompakan sesama rekan seprofesi. Hal ini menurut Kiki diharapkan dapat menekan kasus kriminalisasi seperti yang dialami oleh Ade dan tidak menimpa wartawan lainnya terutama yang masih baru berkecimpung di dunia jurnalistik.

"Saya berharap setelah acara refleksi akhir tahun ini tidak ada lagi pelecehan terhadap karya jurnalis, dan selebihnya saya ingin rekan-rekan jurnalis untuk semakin merapatkan barisan. Kita saling mengingatkan satu sama lain dan tentunya saling menjaga komunikasi agar bisa menghadapi permasalahan dan menuntaskannya bersama-sama." tutup Kiki (28/12).


Penulis : Setyawan
Editor : Adhan

Post Top Ad