Skandal Oknum DPRD Kota Surabaya, Hendrik-Agoeng Saling Lapor - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 29 Januari 2019

Skandal Oknum DPRD Kota Surabaya, Hendrik-Agoeng Saling Lapor

0 Viewers

FOTO : Suasana Gedung DPRD Kota Surabaya (Ist)
Berita Rakyat, Surabaya - Oknum Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Agoeng Prasodjo dilaporkan balik oleh Hendrik Purnomo, pria yang istrinya disebut diselingkuhi Agoeng. Hendrik menilai, Agoeng berlebihan bila mengaku dipukuli.

"Sebab saya tidak merasa melakukan pemukulan kepada anggota Komisi C DRPD Kota Surabaya Agoeng Prasojo. Saya melakukan gerakan refleks spontan mendorong Agoeng Prasojo karena merasa kesal dia selalu menghindar ketika diajak bertemu untuk menyelesaikan masalah kami," ungkap Hendrik Purnomo kepada media, Selasa (29/1/2019) di gedung dewan.

Ist.
Masalah ini berawal dari polemik rumah tangga di mana selama dua tahun istri Hendrik, RWN, ketahuan berhubungan dengan Agoeng. 

"Istri saya dibawa kabur dan bukti sudah kami laporan kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Surabaya. Namun tidak ada tanggapan hampir dua tahun," katanya.

Adapun bukti-bukti yang dibeberkan yakni percakapan antara istrinya dengan Agoeng melalui pesan whatsapp serta bukti-bukti lainnya. 

"Saya menghubungi Agoeng yang saat itu mengaku sedang berada di ruangan Pak Armuji dan masalah rumah tangga akan dimediasi olehnya (Armuji,red). Tidak lama kemudian Agoeng melintas dan dilihat oleh adik saya, Elis Erlina. Nah, ketika melihat Agoeng melintas saya berteriak memanggil tapi Agoeng malah lari dan dengan spontan akhirnya saya dorong supaya berhenti," beber dia. 

Mungkin saya dan keluarga dikira ada di ruangan Ketua DPRD Kota Surabaya Pak Armuji, lanjutnya.

"Padahal kami masih menunggu beliau karena sedang ada rapat paripurna. Kedatangan saya bersama adik dan anak-anak ini dalam rangka memenuhi undangan Ketua DPRD Kota Surabaya, Armuji yang sebelumnya melakukan kontak melalui pesan whatsapp pada Jumat lalu," tegas Hendrik.

Melalui pesan WA itu, Ketua dewan yang diminta untuk bisa ketemu di kantornya mempersilakan pada hari Senin kemarin bisa bertemu dengan kata ‘OK’.

Terpisah, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Surabaya, H Minun Latif mengakui bila surat pengaduan saudara Hendrik Purnomo telah diterima bahkan pernah dibahas secara internal di Badan Kehormatan. Namun hingga saat ini pihaknya belum pernah memanggil pihak pengadu.

"Kami memang terima pengaduan itu dan telah membicarakan dengan pakar hukum dari Unair Prof. Kardi meminta dasar penanganan persoalan tersebut. Rencananya hari ini akan kami rapatkan kembali," ucap Minun berjanji pihaknya akan segera menangani persoalan 'skandal' ini.


Penulis : Setyawan
Editor : Viane Cara

Post Top Ad