Lebih Dekat dengan Kota Pahlawan Lewat Museum Surabaya - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 28 Januari 2019

Lebih Dekat dengan Kota Pahlawan Lewat Museum Surabaya

0 Viewers
FOTO : Ilustrasi
Berita Rakyat, Surabaya - Kota Surabaya punya tips yang unik untuk mengenalkan sejarah kotanya bagi masyarakat. Caranya adalah dengan menghadirkan museum di kantor pelayanan publik Pemkot Surabaya.

Museum yang dimaksud adalah museum Surabaya, berada satu tempat dengan mall pelayanan terpadu satu atap pemkot Surabaya. Letaknya berada di sebuah gedung yang dinamai SIOLA, dulunya gedung ini berfungsi sebagai pusat perbelanjaan. Nama Siola terbentuk dari kombinasi huruf pertama dari lima pemilik sebelumnya.

Adapun Museum Surabaya adalah museum yang dirancang untuk memberi informasi mengenai sejarah kota Surabaya dan pelayanan publik di Kota Surabaya, maka tidak heran bila di museum ini dipamerkan peta-peta Surabaya dari sejak masa Majapahit sampai masa kemerdekaan Indonesia.

Juga ada benda bersejarah milik tokoh-tokoh asal Surabaya seperti replika biola milik pencipta lagu Indonesia Raya, Wage Rudolf Supratman, biola Srimulat, piano kuno milik penyanyi Gombloh yang terkenal di masa 1980an.

Museum Surabaya ini juga memajang dua becak khas Surabaya di masa lalu, yaitu becak khusus siang hari (berwarna putih) dan becak malam (becak berwarna biru), ada pula bajaj dan Angguna (mobil angkutan serba guna), kursi dan meja sekolah di era tahun 1950an - 1970an.

Juga buku-buku catatan kependudukan yang ditulis tangan pada era 1800-an, buku arsip nama-nama orang Belanda yang dikubur di pemakan khusus orang belanda di Peneleh dan Ngagel, mesin ketik hingga mesin hitung kuno dan sebagainya.

Ils.
Melengkapi terobosan di atas, pada tahun 2017 Pemkot Surabaya pun membuka layanan Co-Working Space gratis yang bisa dimanfaatkan oleh para mahasiswa, pekerja paruh-waktu dan pemilik UKM dan start-up untuk bekerja. Co-Working Space ini menempati lantai tiga di gedung SIOLA, para pengunjungnya yang kebanyakan anak muda harus melalui Museum Surabaya agar dapat sampai di Co-Working Space.

Konsep museum yang berada di dalam satu gedung dengan kantor layanan masyarakat dan Co-Working Space adalah suatu terobosan yang kreatif dan berani.

Di satu sisi jumlah kunjungan ke museum terjamin karena setiap saat ada warga yang datang untuk mengurus dokumen atau beraktivitas di Co-Working Space, sementara di sisi lain warga yang sedang menunggu pengurusan dokumen atau pengunjung Co-Working Space bisa mendapatkan hiburan dan informasi di Museum Surabaya.

"Biar sejarah tidak terputus, mlaku-mlaku nang Tunjungan sambil belajar sejarah di museum ini," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, seperti dikutip dari Genpi.

SIOLA menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi oleh para Turis yang datang ke Surabaya, melihat sesuatu yang tidak didapati di kota asal mereka, di mana mereka bisa berfoto di gedung bersejarah sambil mendapatkan informasi mengenai Surabaya.

Lalu melihat-lihat pelayanan publik satu atap dan Co-Working Space gratis yang ke semuanya berada di satu gedung yang sama.

Penulis : Neu
Editor : Viane Cara

Post Top Ad