Pelaku Utama Belum Tertangkap, Perkembangan Kasus Safitri Mandek - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 05 Mei 2018

Pelaku Utama Belum Tertangkap, Perkembangan Kasus Safitri Mandek

0 Viewers

Berita Rakyat, Surabaya - Hosiyah Safitri masih belum puas dengan kinerja Polsek Taman, korban penipuan di wilayah Puspa Agro ini pun masih menunggu hasil penangkapan tersangka yang sempat dijanjikan Kapolsek Taman yang di back up oleh Polresta Sidoarjo.

Beberapa waktu lalu, Polresta Sidoarjo sempat menangkap Abdullah yang diduga turut serta dalam melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan karung milik Safitri, namun hingga saat ini pelaku lainnya masih bebas, proses penangkapan tampak  berhenti di tempat seolah menunggu terduga pelaku utama tertangkap, yakni Gunawan alias Ahmad Syafi’i.

Menurut Hosiyah, rentetan kasusnya ini melibatkan banyak orang, bahkan dia pun sempat mendatangi rumah pembeli lain barang miliknya yang dijual oleh pelaku. Pembeli barang hasil tipuan tersebut adalah Kusman dan Eka yang kini ditetapkan sebagai saksi oleh penyidik Polsek Taman.

"Ya seharusnya penadah dong pak, kena pasal 480 pak," ucap pengusaha asal bekasi ini saat dihubungi beritarakyat.co.id., Jumat, 4 Mei 2018.

Safitri juga diberitahu oleh pengacaranya bahwa gudang Kusman dan Eka di Police Line oleh aparat Kepolisian.  Berbeda dengan laporan lawyer korban,  temuan tim beritarakyat.co.id  melaporkan gudang Eka di pintunya tidak ada Police Line-nya, bahkan sudah ada kegiatan operasional dan terkesan tidak mengindahkan aturan hukum.

Kapolsek Taman, AKP Samirin, tampak bingung saat dikonfirmasi melalui nomor pribadinya terkait tidak adanya Police Line di gudang milik Eka.

"Kalau gak ada nanti masalah lain mas, entar aku suruh cek ke anggota," singkat Kapolsek yang 2 bulan lagi akan mendapat kenaikkan pangkat, Kamis, 3 Mei 2018.

Tarmudji, pengacara Kusman, berusaha menutup informasi saat dihubungi wartawan terkait Police Line di gudang milik Kusman, padahal sebelummya saat Kusman dihubungi sempat mengarahkan agar komunikasi dengan pengacaranya.

"Waduh kurang tahu saya mas, sampean tanya Polsek Taman," ungkap Tarmudji. (4/5/2018.

Sementara itu, Eka, pemilik gudang di daerah Pagesangan, tak memberikan jawaban,  saat dikonfirmasi melalui nomor 081331286XXX terkait adanya kegiatan di gudang miliknya padahal sudah di Police line.

***
Penulis :  Kasiono
Editor :  Edwan

Post Top Ad