Tak Gentar , Meski Satpol PP Pasang Kembali Plang Pemkot Ditanah Milik Ahli Waris - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 08 Juni 2017

Tak Gentar , Meski Satpol PP Pasang Kembali Plang Pemkot Ditanah Milik Ahli Waris

0 Viewers
Foto: Sejumlah Pejabat Pemkot Surabaya & Gabungan Satpol PP Memasang Papan Plang Pemkot Ditanah Ahli Waris H. Badrul Munir.


Berita Rakyat Surabaya - Rencana yang matang, tetap dilaksanakan pihak ahli waris almr. H.Badrul Munir untuk melakukan pemagaran seng menyegel tanah yang diakui oleh warga sekitar gang 12 jalan Tambak Wedi. Walaupun kemarin Rabu (7/6) sudahmelakukan kegiatan pemagaran, justru pihak Muspika terdiri dari Kecamatan Kenjeran dan Kelurahan Tambak wedi yang didampingi juga oleh pihak Polsek Kenjeran dan Koramil, meminta kepada pihak Ahli waris Badrul munir dalam suatu sikap duduk bersama terlebih dahulu, yang pada intinya pihak pihak terkait mengharap agar membatalkan kegiatan pemagaran di lokasi gang 12 tersebut.

Namun himbauan yang diutarakan pihak Kecamatan Kenjeran dan Kelurahan Tambak Wedi, tidak menyurutkan niatan ahli waris yang sudah bulat tetap akan melakukan pemagaran secara permanen di tanah milik ahli waris gang 12 jalan Tambak wedi. Yang sebelumnya melalui kuasa ahli waris H.Munawar Jailani, H.Mochamad Sahlan, telah memberikan pemaparan ketidak perdulian pihak Pemkot Surabaya melalui Dinas Pengolahan Tanah dan Bangunan, terhadap beberapa surat yang telah diajukan kepada pihak Dinas tersebut, justru dirasakan oleh pihak ahli waris hanya janji palsu yang sampai kapan-pun tidak akan ada niatan untuk duduk bersama dalam pembahasan hal tersebut.

Tamparan juga dirasakan oleh pihak Kelurahan dan pemkot Surabaya. Pada Kamis, (08/06). Sejumlah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) geruduk Tambak Wedi Surabaya dengan agenda melaksanakan pemasangan papan pemkot kembali yang sudah dicabut pihak ahli waris H.Badrul Munir (almr.) yang disampaikan Kabid pengendalian tanah aset pemkot Surabaya Darmadi saat di tempat.

Foto: Anggota Satuan Satpol PP Surabaya Bongkar Bangli dan Pasang Plag Pemkot.

"Ini merupakan tanah aset pemerintah yang merupakan aset BTKD, kami ingin menyelamatkan aset sebelumnya kami sudah memberi sosialisasi kepada pemilik bangunan liar untuk ditertipakan sendiri," pungkas Darmadi (08/06).

Atas kedatangan romobongan satuan Satpol PP Kota Surabaya yang dipimpin Kasat Pol PP Irfan dan camat kenjeran dengan di dampingi Kapolsek dan anggota koramil untuk mengamankan dan menjaga suasana negatif yang terjadi.

Foto: Uzair Zam Zami Wartawan Senior Yang Ditunjuk Sebagai Juru Bicara Ahli Waris H. Badrul Munir (almr.)

Saat juru bicara dari pihak ahli waris Uzair Zamzami, yang dalam kesempatan pertemuan tersebut menyinggung kinerja Kelurahan yang terkesan cuek atas konflik penjualan tanah milik aset Pemkot yang juga secara sah adalah milik ahli waris, berdasarkan surat surat dan data -data yang sampai saat ini tersimpan rapih.

"Kita sudah tidak dapat lagi memberikan toleransi waktu kepada warga gang 12 yang menggunakan Bangli tersebut sebagai kepentingan pribadi." Pungkas wartawan senior yang ditunjuk sebagai jubir ahli waris (08/06).

Lanjutnya, Itupun kami sudah memberikan himbauan pengosongan lahan tersebut jauh-jauh hari. Terkait persuasif penyelesaian secara birokrasi dan ingin masalah sengketa lahan ini menjadi lurus, justru mendapatkan intimidasi dengan cara mengirimkan surat peringatan kepada ahli waris untuk mengembalikan plang pemkot yang dicabut untuk segera dipasang kembali. Dan jika tidak ingin nantinya pihak Pemkot akan menempuh jalur Hukum, lanjutnya.

"Jadi kita anggap Pemkot justru tidak serius untuk diajak duduk bersama, sehingga langkah tegas yang diambil pihak ahli waris dirasakan sudah sangat benar dan tepat." Penuturan Zamzami kepada pihak Dinas dan Kepolisian pada saat itu.

Pemasangan pagar dimulai di sepanjang gang 12 Tambak Wedi, pemasangan pagar seng juga dipasang di depan rumah seorang RT yang tampak pada Bangli (Bangunan Liar) terdapat barang barang dan sebuah mobil yang terparkir dalam garasi bangunan liar. Selanjutnya pihak ahli waris dengan tekat memasang pagar dengan seng di seluruh tanah milik almr. H.Badrul Munir meskipun pihak Satpol PP juga ikut menertibkan bangunan liar ditambah memasang papan plang milik pemkot Surabaya dan pihak ahli waris H. Badrul Munir melalui kuasanya H.Munawar tidak gentar sekecilpun (At).

Tidak ada komentar:

Post Top Ad