Beri Penyuluhan Antisipasi Paham Radikalisme dan Anti Pancasila, Polresta Pekan Baru Turun Kesekolah-sekolah - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 29 Mei 2017

Beri Penyuluhan Antisipasi Paham Radikalisme dan Anti Pancasila, Polresta Pekan Baru Turun Kesekolah-sekolah

0 Viewers

Satbinmas polresta pekanbaru memberikan pembinaan dan penyuluhan antisipasi paham radikalisme dan anti Pancasila di beberapa sekolah yg ada di kota pekanbaru.

Berita Rakyat Pekanbaru - Pada, Senin ( 29/05) pukul 09.00 wib, Wakasat binmas Polresta Pekanbaru AKP Harry Avianto,SH,S.IK beserta tim melaksanakan kegiatan penyuluhan serta deklarasi antisipasi paham radikalisme dan anti pancasila yg bertempat di SMP N 10 Jl Dr  Sutomo Pekanbaru. Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 100 org siswa, 10 org guru beserta staf sekolah. 

Dalam kegiatan tersebut para siswa sangat antusias mendengarkan pembinaan dan penyuluhan (binluh) yg d sampaikan oleh tim Satbinmas Polresta Pekanbaru serta para siswa-siswi pun aktif dalam mengajukan pertanyaan. Setelah kegiatan binluh selesai dilanjutkan dengan deklarasi tolak paham radikalisme dan anti Pancasila yang dilaksanakan oleh siswa-siswi beserta personil Polresta Pekanbaru.
Kepala sekolah SMP N 10 Ibu Hj Raja Izda Chairani, Spd, MM menyambut positif dan berterimakasih.


"Saya sangat senang sekolah kami dikunjungi bapak polisi dari satuan binmas, dan memberikan himbauan kepada siswa siswi kami, semoga bapak tidak bosan datang ke sekolah kami ini," ungkap kepala sekolah SMP N 10.

Sementara itu Wakasat Binmas menjelaskan kepada berita rakyat bahwa aksi terorisme yang terjadi karena lemahnya pemahaman tentang Pancasila. 

"Kegiatan ini akan kami lakukan secara berkelanjutan ke sekolah-sekolah lainnya, sehingga sel-sel radikalisme dan anti Pancasila dapat dihilangkan dari pemahaman remaja usia sekolah" tegasnya.

Dengan kegiatan tersebut, diharapkan hadirnya polisi di tengah-tengah masyarakat khususnya di lingkungan sekolah sehingga dapat menjauhkan siswa-siswi usia remaja dari paham dan ideologi yang dapat mengganggu Negara Kesatuan Republik Indonesia (SM).

Tidak ada komentar:

Post Top Ad