Polda Jatim tuding TNI langgar konstitusi, Kodam hanya tersenyum - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 14 Maret 2017

Polda Jatim tuding TNI langgar konstitusi, Kodam hanya tersenyum

0 Viewers
Foto: Kolonel (Arh) Shintu Bas Ignatius, S.Sos.
 (Kapendam V Brawijaya)

Berita  Rakyat   Surabaya    -   Setelah  Kabid  Humas Polda   Jatim,    Kombes    Pol  Frans  Barung   Mangera, mengeluarkan    pernyata'an    kepada   berita    rakyat (09/03), terkait Legalitas TNI melakukan  penangkapan pelaku pengedar obat-obatan terlarang  dan  tudingan kepada  pihak  TNI  yang  melanggar Konstitusi  dalam penangkapan tersebut. Hingga menyeret   nama nama yang  diduga   adanya    keterlibatan   oknum   perwira polri,  oleh   pihak   TNI yakni  Kodim  082/Probolinggo jawa timur, (04/03) lalu.

Atas pernyataan Kabid Humas Polda Jatim, pihak Kodam V Brawijaya melalui Kepala Penerangan Kodam (Kapendam),  Kolonel (Arh) Shintu Bas Ignatius, S.Sos, dengan santai menjelaskan saat ditemui berita rakyat diruang kerjanya (13/03). Dirinya memberi apresiasi kepada anggota TNI yang sudah berhasil membantu pihak kepolisian dalam memberantas peredaran Narkoba.

"Saya apresiasi atas kebehasilan anggota TNI Kodim 0820/Probolinggo dalam pengungkapan dan pemberantasan Narkoba," (13/03). Ungkap lelaki tampan berpangkat melati tiga dipundaknya.

Kapendam juga menambahkan, atas penangkapan anggota TNI kemarin di Probolinggo hingga berhasil mengamankan pelaku pengedar pil koplo dengan jumlah yang cukup besar. Penangkapan tersebut dalam rangka membersihkan diri mulai dari tubuh TNI, jika ada kedapatan anggota TNI yang terlibat dan diketahui sebagai pengguna Narkoba, pimpinan tidak segan-segan menindak dengan tegas dan melakukan penindakan serta pemecatan jika memang terbukti.

"Sesuai perintah Presiden  Republik Indonesia bapak Joko Widodo, kepada komandan tertinggi yakni Panglima TNI, TNI agar benar-benar memerangi Narkoba dan ikut serta memberantas peredaran barang haram tersebut yang dapat merusak generasi bangsa," ungkap Kolonel itu.

Tentara  Nasional Indonesia (TNI) Kodim 0820/Probolinggo tidak pernah mengeluarkan pernyataan adanya nama nama atau inisial oknum Polri kepada siapapun, jika ada sampai nama tersebut keluar di publik, saya tegaskan bukan dari pihak TNI, pungkasnya.

Disinggung terkait pernyataan Kabid Humas Polda Jatim tudingan pihak TNI langgar konstitusi dan Legalitas penangkapan pelaku pengedar pil koplo, "saya tidak ingin berkomentar terkait hal tersebut, biarkan masyarakat yang menilai. Tentunya hal-hal terkait Narkoba masyarakat juga tidak menyetujui jika putra-putrinya menjadi korban keras pemakai Narkoba," terang Kapendam Kolonel (Arh) Shintu Bas Ignatius, S.Sos, dengan tersenyum.

Terpisah Letkol Inf Hendhi Yustian Danang Suta, ikut menanggapi pernyataan Kabid Humas Polda Jatim, ia menjelaskan kepada berita rakyat, TNI benar-benar ingin ingin bersih memerangi Narkoba, melalui pengaduan masyarakat dan ulama sekitar. Para pelaku pengedar pil koplo yang meresahkan masyarakat Probolinggo berhasil di tangkap anggota.

"Kami tegaskan TNI benar-benar menyatakan perang terhadap Narkoba, berdasarkan laporan masyarakat dan ulama sekitar TNI bertindak dan melakukan penangkapan para pelaku pengedar pil koplo tersebut diwilayah Probolinggo," tegasnya

Letkol Hendhi menambahkan, TNI tegaskan, pantang mundur perang terhadap Narkoba, jangan sampai ada prajurit TNI yang kedapatan mengkonsumsi Narkoba atau terlibat dalam kasus Narkoba. Tegas Komandan Kodim Probolinggo (AT).

Post Top Ad