Pilihan Redaksi

Senin, 13 Januari 2020

Kapolda Sumut Melayat Anggota Brimob Poldasu Almarhum Aiptu Didin

Kapolda Sumut Melayat Anggota Brimob Poldasu Almarhum Aiptu Didin


Berita Rakyat, Sumatera Utara - Kapolda Sumatera Utara Drs. Irjen Pol Martuani Sormin, M.Si  melayat salah satu seorang anggota Brimob Polda Sumatera Utara yang meninggal dunia diJalan Rawa Cangkuk, Kelurahan Tegal Sari Mandala 3 Kecamatan Medan Denai. Senin (13/01/20).

Kedatangan Kapoldasu kediaman rumah duka Almarhum Aiptu Didin turut didampingi para PJU Polda Sumut serta personil Brimob Mapolda Sumut.

Kehadiran Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat tiba dirumah duka Amarhum Aiptu Didin langsung disambut keluarga dengan rasa penuh haru.

Dihadapan jenazah Almarhum Aiptu Didin Martuani Sormin mengucapkan kata turut berdukacita atas meninggalnya personil Brimob Poldasu, serta memberikan semangat dan motivasi kepada keluarga yang ditinggalkan.

Aiptu Didin salah satu personil Brimob Polda Sumut yang meninggal dunia pada hari Minggu 12 Januari 2020, sekira Pukul :  17.00 WIB tersebut  dikarenakan sakit.

Sesuai rencana, Almarhum Aiptu Didin akan dikembumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Jalan Halat, pada Pukul :  13.00 WIB dengan acara kedinasan, Almarhum Aiptu Didin  meninggalkan seorang istri dan 2 orang anak, Sebagai bentuk kepedulian dan simpati kepada keluarga Almarhum Aiptu Didin, Kapolda Sumut  memberikan tali asih kepada isteri almarhum.


Penulis : Sofar Panjaitan
Editor : Anon

Kamis, 26 Desember 2019

Ketua Bhayangkari Polda Sumut, Kunjungi Pos Pam X Manhattan Jalan Gatot Subroto Medan

Ketua Bhayangkari Polda Sumut, Kunjungi Pos Pam X Manhattan Jalan Gatot Subroto Medan


Berita Rakyat, Medan ~ Ketua Bhayangkari Polda Sumut, Ny Risma Martuani Sormin Siregar. SH, MM didampingi Ny Tasha Mardiaz Kusin Dwihananto beserta para Ibu Bhayangkari PJU Polda Sumut lainnya mengunjungi Pos Pam X Manhattan di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan  Seikambing C - II, Kecamatan Medan Helvetia, pada Selasa (24/12/2015).

Kunjungan Ketua Bhayangkari Polda Sumut ke Pos PAM X yang baru kali ini terjadi tersebut ternyata dalam rangka  memberikan bingkisan  Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 kepada personel Pos Pam X Manhattan di Jalan Gatot Subroto Medan.


Pemberian bingkisan oleh Ketua Bhayangkari Polda Sumut tersebut diterima langsung Camat Medan Helvetia. Andi Mario Siregar, Kapos Pam X Manhattan Kanit Sabhara bersama Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean, SH, SIK, Danramil 06/MS Kapten Infantri Hari.S, Dinas Kesehatan dan Satpol PP Pemko Medan.

Usai memberikan bingkisan Natal dan Tahun Baru, Ketua Bhayangkari Polda Sumut dan rombongan  tampak rehat sejenak di Rest Area Pos Pam X Manhattan sembari memantau pengamanan Natal 25 Des 2019.

Selanjutnya, sebelum meninggalkan Pos Pam X Manhattan, Ketua Bhayangkari Polda Sumut, Ny Risma Martuani Sormin beserta rombongan foto bersama dengan seluruh Muspika di Kecamatan Medan Helvetia.


Penulis : Sofar Panjaitan
Editor : Abdi
Kapolsek Helvetia dan Tim Jibom Poldasu Sterilsasi Gereja Prioritas GPIB

Kapolsek Helvetia dan Tim Jibom Poldasu Sterilsasi Gereja Prioritas GPIB


Berita Rakyat, Medan ~ Dalam rangka keamanan dan kenyamanan Pelaksanaan Ibadah Natal diwilayah hukumnya, Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahean, SH, SIK  bersama Wakapolsek Iptu K.Tarigan, Panit 3 Sabhara Ipda Iwan Setiawan, SH mendampingi Tim Jibom Poldasu melakukan sterilsasi Gereja Prioritas GPIB di Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia pada, Selasa (24/12/2019).

Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean kepada awak media mengatakan, kegiatan ini dalam rangka sterilisasi guna mengantisipasi keamanan Gereja Prioritas yang ada diwilayah Kecamatan Medan Helvetia.

"Sebelum pelaksanaan ibadah di mulai, kita sudah berkoordinasi dengan pihak Gereja untuk membantu Polisi terkait pengamanannya, mulai dari pemeriksaan barang bawaan jemaat maupun orang yang datang ibadah, " ujar Kompol Pardamean kepada wartawan.

Kompol Pardamean menjelaskan, alasan  Kepolisian melibatkan langsung pihak Gereja,  baik muda-mudinya ataupun Pengurus Gereja adalah untuk melakukan pemeriksaan langsung terhadap jemaat Gereja.

"Kita mendampingi saat pemeriksaan, karena pihak Gerejalah yang tahu siapa jemaatnya yang datang beribadah ataupun orang yang asing yang datang Ibadah Natal saat itu. Sehingga tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan bersama, " jelas Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, terkait pengamanan Ibadah Natal kali ini, pihak  Kepolisian dan Muspika Medan Helvetia saling koordinasi, baik kepada Pendeta / Sintua Gereja jauh hari sebelum pelaksanaan Ibadah Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 01 Januari 2020 tiba.

"Kami mohon doanya agar pelaksanaan Ibadah Natal 2019 ini berjalan lancar, begitu juga di malam pergantian Tahun baru 01 Januari 2020 khususnya Medan Helvetia tetap aman dan terkendali, " pintanya. 

Selanjutnya, di akhir wawancara dengan media, mantan Wakasat Narkoba Polrestabes Medan tersebut tak lupa Mengucapkan " Selamat Hari Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 01 Januari 2020 bagi yang merayakannya.

"Saya berharap buat kita semua, semoga di Tahun 2020 nanti akan lebih baik dari tahun sebelumnya,  Tuhan memberkati, " tutur Kapolsek sembari merapatkan kedua tangannya. 


Penulis : Sofar Panjaitan
Editor : Abdi
Kapolsek Helvetia Laksanakan Apel Sekaligus Berikan Pengarahan Kepada Personil BKO

Kapolsek Helvetia Laksanakan Apel Sekaligus Berikan Pengarahan Kepada Personil BKO


Berita Rakyat, Medan ~ Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahean, SIK melaksanakan apel sekaligus memberikan pengarahan kepada personel yang di BKO kan di Mapolsek Helvetia.

Apel pagi yang dilaksanakan di halaman Mako Polsek Medan Helvetia, pada Selasa (24/12/2019) tersebut berjumlah 36 Personel. 24 personel Polrestabes Medan dan 12 personel dari Polda Sumatera Utara (Poldasu).

Kapolsek Medan Helvetia, I Kompol Pardamean Hutahaean, SIK dalam arahannya memberikan  penekanan terhadap keamanan Gereja yang sedang melaksanakan Ibadan Natal. 

Selanjutnya, kepada personel yang di BKO kan di Polsek Medan Helvetia, yang dilibatkan dalam pelaksanaan tugas lengamanan rumah - rumah Ibadah (Gereja), baik personel organik Maimun personel BKO agar melaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab,  dan meneepati waktu pelaksanaannya.

"Saya berharap kepada para personel agar saling berkoordinasi dengan pihak Gereja. Lakukan pemeriksaan terhadap orang maupun barang bawaan, " tegas Kompol Pardamean 

Selanjutnya, disini saya sampaikan kembali, agar dapat menjaga sikap, serta menghindari pelanggaran sekecil apapun.

Berikan rasa simpati kepada masyarakat, jaga sikap dan sopan santun dan berikan senyum sapa salam kita yang terbaik kepada masyarakat yang akan beribadah ataupun yang kita temui nantinya.

"Jaga sikap Dan sopan santun. Bekerjalah dengan ikhlas hati, " tutur mantan Wakasat Narkoba Polrestabes Medan tersebut dengan nada santun. 

Kapolsek juga mengingatkan, laporkan setiap perkembangan yang ada, baik kepada operator maupun kepada Padal yang ditunjuk.

"Mari Kita bekerja sama dan sama-sama bekeja. Tetap waspada dan jeli, perhatikan situasi yang ada.di sekitar, " ujar Kapolsek.


Penulis : Sofar Panjaitan
Editor : Abdi

Senin, 23 Desember 2019

"Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon

"Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon


Berita Rakyat, Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi
Ketua FoRSU : Demi Sumatra Utara Bermartabat, Gubernur Harus Bersikap Santun dan Menjaga Etika

Ketua FoRSU : Demi Sumatra Utara Bermartabat, Gubernur Harus Bersikap Santun dan Menjaga Etika

Ketua Umum Forum Rakyat Sumatera Utara (FoRSU) Ahmad Faisal Nasution

Berita Rakyat,  Medan ~ Menyikapi terjadinya kegaduhan atas pernyataan Gubernur sumatra terhadap Bupati Tapteng Bakhtiar Sibarani selaku perwakilan pemerintah pusat, seyogianya Gubernur tidak pantas mencampuri sesuatu yang bukan urusannya.

Apalagi melontarkan kritik yang bernada sentimen kepada Bupati/Walikota. Sebab mereka juga memiliki wewenang mengurusi wilayahnya sepanjang tidak melampaui kewenangan Pemerintah pusat.

Ketua Umum Forum Rakyat Sumatera Utara (FoRSU) Ahmad Faisal Nasution mengatakan, merujuk pada UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, disebutkan, bahwa otonomi daerah adalah hak, kewajiban dan wewenang daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem NKRI.

Selain itu, didalam PP No. 33/2018 tentang pelaksanaan tugas dan wewenang Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, bahwa tugas Gubernur adalah mengkoordinasikan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan tugas pemantauan di daerah Kabupaten/Kota.

Serta melakukan monitoring, evaluasi dan supervisi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah yang ada di wilayah Kabupaten/Kota, dan memberdayakan serta memfasilitasi daerah Kabupaten/Kota.

"Yang terpenting itu harusnya Gubernur memfasilitasi dan memberdayakan Kabupaten/Kota yang dianggap masih tertinggal. Bukan malah menuding secara sepihak apa lagi di sampaikan didepan khalayak ramai, yang seolah-olah benar Bupati Tapteng tidak sayang kepada rakyatnya, " ujar Faisal. 

Pertanyaannya, apakah model sepeti ini yang di sebut bermartabat ?
Para Bupati/Walikota yang ada di Kabupaten/Kota jelas memiliki  tanggung jawab bersama melakukan kordinasi demi kesejahteraan rakyat, " terangnya. 

"Apa yang terjadi di Sumut, juga bagian dari tanggung jawab Gubernur, Dan bukan semata tanggungjawab Bupati ataupun Walikota, " ungkap Faisal Nasution. 

Faisal mengungkapkan,  fenomena yang kita lihat dalam persoalan ini  justru menggambarkan ketidakmampuan Edy Rahmayadi dalam mengayomi dan berkomunikasi dengan baik terhadap Kepala Daerah pada provinsi yang di pimpinnya.

Sementara jika kita amati, jajaran pemerintahan yang dipimpin Gubsu saat ini masih jauh dari apa yang diharapkan. Seperti visi dan misi yang disampaikan Gubsu pada saat kampanye.

"Setahun lebih sudah kepemimpinan Gubsu Edy Rahmayadi, tapi sampai saat ini masih terdapat beberapa Kepala OPD yang belum juga di depenitifkan dan masih sebagai Plt. Yang parahnya lagi, masih terdapat rangkap jabatan Kepala OPD menjabat Plt. Seperti Kepala OPD Perkebunan masih menjabat sebagai Plt OPD  Kehutanan, " ungkapnya.

Lalu apa hasil kerja pansel eselon 2 yang sudah  berbulan melakukan seleksi tanpa hasil ? Kita juga lihat serta mendengar lemahnya penyerapan anggaran hingga akhir tahun 2019 ini. Artinya jajaran Kepala OPD  Gubernur saat ini dianggap lemah dalam memikirkan pembangunan serta perbaikan infrastruktur.

Termasuk Pendidikan dan juga kesehatan. Bahkan pertanian yang begitu banyak menggelontorkan anggaran APBD namun belum terlihat banyak berbuat yang mengarah kepada kesejahteraan rakyat Sumut. Apa lagi bantuan cuma-cuma di realisasikan puluhan milyar.  

Yang terjadi malah sebaliknya, Dinas Pendidkan malah kebanyakan dihadapkan  dengan persoalan hukum yang mengarah kepada pimpinan Kepala OPD. Baik itu dalam penanganan Kepolisian maupun Kejaksaan.

"Apa yang terjadi saat ini menggambarkan ketidak mampuan Gubernur dalam mengayomi dan berkordinasi dengan baik kepada jajaran Kabupaten/Kota demi kemaslahatan rakyat Sumatera utara, " tegas Faisal.


Penulis : Sofar Panjaitan
Editor : Abdi

Sabtu, 21 Desember 2019

Bupati Sergai  Hadiri Acara Perayaan Natal Oikumene Teluk Mengkudu 2019

Bupati Sergai Hadiri Acara Perayaan Natal Oikumene Teluk Mengkudu 2019


Berita Rakyat, Sergai Medan ~ Didampingi wakilnya, Bupati Sedang Bedagai (Sergai) Ir. H.Soekirman menghadiri acara Perayaan Natal Oikumene Teluk Mengkudu 2019 yang digelar di Wisma Gereja HKBP Matapao Teluk Mengkudu, Rabu (18/12/2019).

Bupati Sergai Ir. H Soekirman didampingi Wakil Bupati H. Darma Wijaya pada kesempatan itu menyampaikan, kemajemukan bangsa saat Ini harus disikapi dengan penuh rasa syukur.

Keberagaman yang kita miliki saat Ini juga harus diterima sebagai anugerah dari Tuhan sang pencipta. 

“Melalui momen Natal ini kita dapat saling bersilaturahmi dan bertatap muka, satu sisi dengan masyarakat Kristiani. Di sisi lain para umat dapat  memberikan input bagi kami untuk mengetahui sejauh mana dinamika kehidupan beragama di tengah masyarakat,” ujar H. Soekirman.

Dia juga mengatakan, Perayaan Natal adalah merupakan bentuk aktualisasi iman serta kasih kepada Tuhan dan sesama, melalui berbagai tugas.

Pelayanan juga pengabdian sesuai karunia dan talenta yang dimiliki umat untuk saling melengkapi, dan menciptakan keharmonisan serta saling memaafkan demi kerukunan dan kedamaian, " ungkapnya. 


Pada kesempatan itu Bupati  juga menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan dan potensi Kecamatan Teluk Mengkudu, pasca dibangunnya pintu tol Teluk Mengkudu.

“Tol Teluk Mengkudu itu mempermudah publik untuk mengakses potensi investasi dan wisata yang ada di Kecamatan itu. Seperti potensi investasi budidaya ikan patin yang ada di Desa Sentang, dan wisata bahari sebagai destinasi wisata yang menarik,” jelas H. Soekirman yang fasih berbahasa Batak tersebut.

Sementara itu, Camat Teluk Mengkudu Romian Parulian Siagian  SSTP, MSi pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sergai dan , Wakil Bupati serta Pdt. DR. Willem TP Simarmata yang menyempatkan diri hadir dalam Perayaan Natal tersebut.

“Perayaan Natal Oikumene kali ini mengambil Thema “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang”. Maka dari itu dengan semangat Natal mari kita wujudkan kebersamaan dan kerukunan sebagai sahabat Tuhan Yesus Kristus. Sikap itulah yang meningkatkan kepedulian antar sesama.  Dan itu sudah kita rasakan di Kecamatan yang kita cintai ini,” terangnya.

Menurut Camat, dalam Perayaan Natal Oikumene kali ini, kita juga memberikan tali asih kepada warga Kristiani yang kurang mampu," tandasnya. 

Terpisah, Kordinator Daerah Ikatan Pemuda Karya (Korda IPK) Tebingtinggi - Serdang Bedagai, Rudi Sibarani memberikan apresiasi kepada Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang telah meluangkan waktunya menghadiri acara Perayaan Natal Oikumene Teluk Mengkudu.

"Atas nama IPK kita memberikan apresiasi kepada Pak Bupati. Semoga sikap santun beliau menjadi contoh bagi para penyelenggara pemerintah yang lain, " tutur Rudi.

Rudi Sibarani mengungkapkan, melihat kondisi bangsa kita yang terjadi belakangan ini, kita berharap jangan ada lagi terjadi intoleransi di negeri ini. 

"Semoga melalui Perayaan Natal Oikumene ini semakin menyatukan kita semua. Agama adalah landasan hidup. Jadikanlah itu sebagai alat untuk menjalin silahturahmi yang baik antar sesama pemeluk agama, " harap Rudi.

Acara Perayaan Natal Oikumene Teluk Mengkudu 2019 tampak dihadiri  Pendeta DR Willem TP Simarmata MA yang saat ini menjadi anggota DPD RI, Anggota DPRD Sergai Haidir, SE dari Partai PKB, Mangudut Hasugian Partai PDIP, Pengurus PT. Socfindo Kebun Matapao Boby Hercules, Kadis Perhubungan Sergai Manutur P Naibaho S.Sos SH, M.Si, Kasi Binmas Kristen Departemen Agama Ronal Lumbangaol MPd, Camat Teluk Mengkudu Romian Parulian Siagian, SSTP, M,Si.

Selain itu Turut hadir Ketua TP PKK Kecamatan Teluk Mengkudu, Forkompincam Teluk Mengkudu, Sekretaris BKAG Sergai Sahala Siburian SE, Ketua IPK Teluk Mengkudu Jhon Sui Purba dan para pemimpin Gereja Se-Kecamatan Teluk Mengkudu serta seluruh Jemaat.


Penulis : Tim/ Sofar Panjaitan 
Editor : Abdi

Jumat, 20 Desember 2019

Bubur Ayam Negeri Bisa Dipesan Melalui Grab dan Gojek

Bubur Ayam Negeri Bisa Dipesan Melalui Grab dan Gojek


Berita Rakyat, Surabaya -  Kabar gembira bagi pelanggan setia warga kota Surabaya, kini bubur ayam negeri khas Bandung sudah bisa di pesan melalui via online aplikasi Gojek dan Grab. Sudah 3 minggu bubur ayam negeri sudah bergabung dan hasilnya signifikan mulai meningkat.

Sultan yang merupakan pemilik usaha kuliner bubur ayam ini menuturkan jika usaha nya dirintis mulai dari bawah dan mengakui sangat terbantu oleh Gojek dan Grab sejak usahanya terdaftar di aplikasi tersebut.


"Alkhamdulillah saya sangat terbantu, sejak Grab dan Gojek menjadi bagian dari usaha kami. Saya usapkan terimakasih juga kepada warga kota Surabaya yang sudah menjadi pelanggan setia Bubur Ayam Negeri, kedepan kami akan mengembangkan melalui cabang-cabang bubur ayam di sekitaran wilayah Surabaya." Ujar Sultan kepada media ini (20/12/2019).

Perlu diketahui Sultan memiliki karyawan 2 untuk membantu usaha bubur ayam nya, promo-promo atau diskon melalui aplikasi Grab Dan Gojek akan di rasakan pelanggan setia yang memesan melalui aplikasi. Atau bisa datang langsung ke jalan Kesatrian Samping (pojok TK Kartika) markas satuan 516 Kodam V brawijaya Surabaya.


Penulis : wong